SAMPIT – Nasib malang menimpa perempuan berusia 16 tahun di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang saat tengah hamil karena dipaksa melayani tamu pria hidung belang.
Elia, kakak korban menceritakan kejadian itu bermula saat pelaku berinisial T dan C datang ke kedai miliknya di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim pada 15 September 2024.
Kemudian setelah itu pelaku menawari pekerjaan kepada adiknya untuk bekerja sebagai asisten di Kota Palangka Raya. Namun, ternyata setelah di sana pelaku tidak memperkerjakan korban sebagai asisten yang sebagimana telah dijanjikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari pengakuan adik saya disana dia dipaksa bekerja melayani pria di hotel hotel selama 5 hari, adik saya berusaha menolak tetapi dimarahi oleh pelaku,” kata Elia kakak korban, Selasa, 4 Maret 2025.
Setelah itu, korban kembali di bawa ke Kota Sampit. Namun, korban tidak dikembalikan kepada kakak korban. Tetapi disebunyikan oleh oleh pelaku di rumahnya.
“Kami sempat mendatangi rumah pelaku, kami bertanya keberadaan adik kami, tapi mereka seolah menyembunyikan adik kami di rumahnya, “ujar Elia.
Hingga akhirnya kakak korban menjemput paksa adiknya yang saat itu dalam kondisi yang trauma. Serta saat ini korban tengah hamil diduga akibat dipaksa dan dijual untuk melayani pria hidung belang oleh pelaku.
” Saya sangat prihatin dengan kondisi adik saya saat ini, dia trauma, semoga adik saya mendapatkan keadilan dengan kasus ini,” harapnya.
Elia mengaku telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian Polres Kotim, agar kusus ini segera diproses dan tindaklanjuti.
“Sudah membuat laporan, namun hingga saat ini belum ada titik terang, adik saya juga telah dilakukan visum dan hasilnya sudah diserahkan kepada pihak kepolisian,” tutupnya.








