BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

- Publisher

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARHUTLA : Tim dari BPBD saat melakukan pemadaman api saat kebakaran lahan pada malam hari belum lama ini.

KARHUTLA : Tim dari BPBD saat melakukan pemadaman api saat kebakaran lahan pada malam hari belum lama ini.

NANGA BULIK – Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Lamandau terus diperkuat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau bersama unsur TNI-Polri, Satpol PP dan Damkar, serta masyarakat dikerahkan untuk menangani sejumlah titik kebakaran yang muncul dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengatakan pemerintah daerah telah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan melalui Surat Keputusan Bupati Lamandau Nomor 188.45/235/VIII/HUK/2026.

Status tersebut berlaku mulai 4 Agustus hingga 1 November 2026. Penetapan ini menjadi dasar bagi seluruh unsur terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi, serta mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran maupun dampak kekeringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan SK Bupati tersebut, status siaga darurat bencana Karhutla serta kekeringan berlaku sejak tanggal 4 Agustus hingga 1 November 2026,” kata Hendikel, Senin (24/8/2026).

Baca Juga :  Safari Ramadan ke Menthobi Raya, Wabup Abdul Hamid Ajak Warga Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

Di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan potensi kebakaran, BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Hendikel menekankan, pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan. Peran masyarakat sangat menentukan, terutama dalam mencegah munculnya api sejak dini.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dan hutan dengan cara membakar. Jangan pula membuang puntung rokok sembarangan atau melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” tegasnya.

Selain ancaman karhutla, kondisi kemarau juga berpotensi menyebabkan kekurangan air bersih. Karena itu, masyarakat diminta menggunakan air secara bijak dan memastikan ketersediaan cadangan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BPBD Lamandau memastikan tetap siaga memberikan bantuan kepada masyarakat selama masa status darurat berlangsung. Warga yang membutuhkan penanganan terkait kebakaran dapat menghubungi layanan darurat BPBD Lamandau di 0822 6212 1313 atau melalui 112.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Jemput Dukungan Pusat, Kawal Percepatan Pembangunan ke Kantor Staf Presiden

Sementara itu, berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Senin (24/8/2026), periode pukul 00.00 hingga 16.00 WIB tercatat 15 titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah Kabupaten Lamandau.

Kemunculan hotspot tersebut menjadi peringatan agar kewaspadaan seluruh pihak terus ditingkatkan, terlebih kondisi cuaca kering dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.

Hendikel mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian dan bergerak bersama dalam menghadapi ancaman karhutla serta kekeringan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat berperan aktif menghadapi bencana karhutla dan kekeringan ini. Mari kita saling bahu membahu sesuai dengan peran masing-masing,” pungkasnya.(nr).

Berita Terkait

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Lomba Bakayuh Meriahkan HUT RI dan Hari Jadi Lamandau, Tradisi Lokal Kembali Dihidupkan
170 Unit Starlink Disiapkan, Lamandau Percepat Pemerataan Internet hingga Pelosok
HUT ke-81 RI, Pemkab Lamandau Tekankan Kemerdekaan Harus Diwujudkan Lewat Kerja Nyata
Pemkab Lamandau Respons Demo Kelangkaan BBM, Tambahan Kuota Mulai Digulirkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran

Berita Terbaru