KOTAWARINGIN TIMUR – Aksi bejat ayah sambung yang tega menyetubuhi anak tirinya yang masih di bawah umur di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyita perhatian masyarakat.
Kejadian itu pertama kali diketahui ibu kandung korban dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat MHS, Rida Iswandi, membenarkan informasi tersebut. Aksi bejat ayah tiri itu pertama kali diketahui oleh ibu kandung korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari informasi yang beredar, perbuatan itu dilakukan saat ibu kandung bermain bola voli.
Saat pulang, sang ibu mendapati dengan mata telanjang tindakan asusila itu. Tidak terima atas perbuatan itu, sang ibu langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
“Iya betul kejadian ini. Kejadiannya sudah di laporkan oleh ibu kandung yang bersangkutan ke polsek dan saat ini dalam penanganan polsek,” ujar Rida saat dikonfirmasi, Sabtu (26/7/2025).
Anak tersebut diketahui masih berumur 10 tahun. Saat ini sang ayah yang menyetubuhi anak tirinya itu telah ditahan oleh pihak kepolisian dan dilakukan pendalaman terkait kasus tersebut.
“Umur anaknya 10 tahun informasinya. Masalah berapa kali saat ini masih pendalaman oleh pihak polsek,” imbuhnya.
Sementara Kepala desa (kades) di tempat tinggal korban mengatakan, berdasarkan pengakuan ibu korban, aksi bejat ayah tiri itu sudah dilakukannya berkali-kali. Korban dan orang tuanya diketahui baru tinggal selama empat bulan di desa tersebut.
“Mereka ini warga pindahan dan baru menetap sekitar empat bulan. Kita juga tidak mengerti kenapa sampai tega melakukan hal itu. Kata ibunya sudah tiga sampai empat kali perbuatan itu dilakukan,” ujar Kades.
Ia menyebutkan, kondisi korban saat ini berangsur-angsur membaik. Terlebih lagi saat pelaku tidak ada di rumah karena sudah diamankan pihak kepolisian. Korban juga sudah dalam pantauan pihak Puskesmas setempat dan rutin dibawa ke psikolog.
“Alhamdulillah anaknya sudah membaik. Bahkan masuk sekolah aja. Anaknya juga dipantau oleh pihak puskesmas dan dibawa ke psikolog tiap minggu,” kata Kades.
Meski begitu, sang anak masih menyimpan trauma. Hal itu dibuktikan dari pengakuan sang ibu yang kadang-kadang melihat anaknya kaget ketika ia menyelimuti korban.
“Kadang masih bisa kaget anaknya. Saat mamanya memperbaiki selimutnya malam-malam dia kaget,” ujar Kades.
Ayah tiri korban saat ini sudah diproses pihak kepolisian dan ditahan.Korban juga sudah menjalani visum untuk menguatkan bukti guna menjerat terduga pelaku. (nr/sekaltengcom)








