SAMPIT–Dugaan kasus pencabulan yang melibatkan belasan santri di sebuah Pondok Pesantren ternama di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kini tengah menjadi sorotan. Perbuatan tidak terpuji itu diduga dilakukan oleh seorang santri senior berinisial R (18).
Diketahui, pesantren itu merupakan pesantren khusus laki-laki. Berdasarkan informasi dari orang tua korban, para korban disodomi oleh pelaku. Sebagian besar korban merupakan anak di bawah umur.
Kasus ini terungkap setelah sejumlah korban memberanikan diri melapor kepada orang tua mereka. Tak terima dengan perlakuan itu, orang tua korban melapor ke Polres Kotim.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah korban kini telah menjalani pemeriksaan visum di RSUD dr Murjani Sampit. Berdasarkan keterangan awal, pelaku diduga sudah lama melakukan perbuatan tersebut dengan total korban mencapai 18 orang.
Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Pihak Polres Kotim Kasatreskrim Polres Kotim, AKP Iyudi Hartanto mengatakan telah menerima laporan dari orang tua korban dan segera melakukan penyelidikan.
“Saat ini pelaku sudah kami amankan. Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan pihak kepolisian resort Kotim,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)








