Perempuan Dibawah Umur di Sampit Jadi Korban Perdagangan Orang Hingga Hamil

- Publisher

Minggu, 15 September 2024 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: ILUSTRASI

FOTO: ILUSTRASI

SAMPIT – Nasib malang menimpa perempuan berusia 16 tahun di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang saat tengah hamil karena dipaksa melayani tamu pria hidung belang.

Elia, kakak korban menceritakan kejadian itu bermula saat pelaku berinisial T dan C datang ke kedai miliknya di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim pada 15 September 2024.

Kemudian setelah itu pelaku menawari pekerjaan kepada adiknya untuk bekerja sebagai asisten di Kota Palangka Raya. Namun, ternyata setelah di sana pelaku tidak memperkerjakan korban sebagai asisten yang sebagimana telah dijanjikan.

“Dari pengakuan adik saya disana dia dipaksa bekerja melayani pria di hotel hotel selama 5 hari, adik saya berusaha menolak tetapi dimarahi oleh pelaku,” kata Elia kakak korban, Selasa, 4 Maret 2025.

Setelah itu, korban kembali di bawa ke Kota Sampit. Namun, korban tidak dikembalikan kepada kakak korban. Tetapi disebunyikan oleh oleh pelaku di rumahnya.

“Kami sempat mendatangi rumah pelaku, kami bertanya keberadaan adik kami, tapi mereka seolah menyembunyikan adik kami di rumahnya, “ujar Elia.

Hingga akhirnya kakak korban menjemput paksa adiknya yang saat itu dalam kondisi yang trauma. Serta saat ini korban tengah hamil diduga akibat dipaksa dan dijual untuk melayani pria hidung belang oleh pelaku.

Baca Juga :  Tegas! Bupati Seruyan Larang Bom dan Racun Ikan, Pelanggar Terancam Pidana

” Saya sangat prihatin dengan kondisi adik saya saat ini, dia trauma, semoga adik saya mendapatkan keadilan dengan kasus ini,” harapnya.

Elia mengaku telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian Polres Kotim, agar kusus ini segera diproses dan tindaklanjuti.

“Sudah membuat laporan, namun hingga saat ini belum ada titik terang, adik saya juga telah dilakukan visum dan hasilnya sudah diserahkan kepada pihak kepolisian,” tutupnya.

Berita Terkait

Kejati Kalteng Tetapkan Lima Komisioner KPU Kotim Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp40 Miliar
Pesta Pernikahan Berujung Perkelahian, Satu Meninggal Dunia dan Satu Kritis di Kotim
Karena Urusan percintaan, Perempuan di Sampit Disiksa oleh Pacarnya Sendiri
Kosumsi Narkoba Jadi Pemicu Pembunuhan di Perkebunan Sawit Mentaya Hulu Kotim
Curi Buah Sawit di Kebun Perusahaan, Seorang Pria di Kotim Ditangkap Polisi
Diduga Tertipu Janji Berangkat Haji, Warga Kotim Rugi Rp 450 Juta
Simpan Paket Sabu Didalam Tas, Wanita Ditangkap Satresnarkoba Seruyan
Nota Jadi Petunjuk Kejati & BPKP Usut Dugaan Korupsi Hibah Pilkada Rp40 M KPU Kotim
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Kejati Kalteng Tetapkan Lima Komisioner KPU Kotim Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada Rp40 Miliar

Senin, 29 Juni 2026 - 23:54 WIB

Pesta Pernikahan Berujung Perkelahian, Satu Meninggal Dunia dan Satu Kritis di Kotim

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Karena Urusan percintaan, Perempuan di Sampit Disiksa oleh Pacarnya Sendiri

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:32 WIB

Kosumsi Narkoba Jadi Pemicu Pembunuhan di Perkebunan Sawit Mentaya Hulu Kotim

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:36 WIB

Curi Buah Sawit di Kebun Perusahaan, Seorang Pria di Kotim Ditangkap Polisi

Berita Terbaru