18 Orang Santri di Kotim Jadi Korban Pencabulan Kakak Kelas

- Publisher

Rabu, 15 Januari 2025 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPKT Polres Kotim saat beberapa orang tua korban asusila membuat laporan.(IST)

SPKT Polres Kotim saat beberapa orang tua korban asusila membuat laporan.(IST)

SAMPIT–Dugaan kasus pencabulan yang melibatkan belasan santri di sebuah Pondok Pesantren ternama di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kini tengah menjadi sorotan. Perbuatan tidak terpuji itu diduga dilakukan oleh seorang santri senior berinisial R (18).

Diketahui, pesantren itu merupakan pesantren khusus laki-laki. Berdasarkan informasi dari orang tua korban, para korban disodomi oleh pelaku. Sebagian besar korban merupakan anak di bawah umur.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Raih Penghargaan dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM

Kasus ini terungkap setelah sejumlah korban memberanikan diri melapor kepada orang tua mereka. Tak terima dengan perlakuan itu, orang tua korban melapor ke Polres Kotim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah korban kini telah menjalani pemeriksaan visum di RSUD dr Murjani Sampit. Berdasarkan keterangan awal, pelaku diduga sudah lama melakukan perbuatan tersebut dengan total korban mencapai 18 orang.

Baca Juga :  Pemkab Lamandau Tegas Lawan Perundungan dan Kekerasan di Sekolah: Bentuk Satgas Khusus Lindungi Pelajar

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Pihak Polres Kotim Kasatreskrim Polres Kotim, AKP Iyudi Hartanto mengatakan telah menerima laporan dari orang tua korban dan segera melakukan penyelidikan.

“Saat ini pelaku sudah kami amankan. Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan pihak kepolisian resort Kotim,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Pesta Pernikahan Berujung Perkelahian, Satu Meninggal Dunia dan Satu Kritis di Kotim
Karena Urusan percintaan, Perempuan di Sampit Disiksa oleh Pacarnya Sendiri
Kosumsi Narkoba Jadi Pemicu Pembunuhan di Perkebunan Sawit Mentaya Hulu Kotim
Curi Buah Sawit di Kebun Perusahaan, Seorang Pria di Kotim Ditangkap Polisi
Diduga Tertipu Janji Berangkat Haji, Warga Kotim Rugi Rp 450 Juta
Simpan Paket Sabu Didalam Tas, Wanita Ditangkap Satresnarkoba Seruyan
Nota Jadi Petunjuk Kejati & BPKP Usut Dugaan Korupsi Hibah Pilkada Rp40 M KPU Kotim
Pengedar Barang Haram 19,67 Gram Ditangkap Polisi di Hotel Baamang Sampit
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:54 WIB

Pesta Pernikahan Berujung Perkelahian, Satu Meninggal Dunia dan Satu Kritis di Kotim

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Karena Urusan percintaan, Perempuan di Sampit Disiksa oleh Pacarnya Sendiri

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:32 WIB

Kosumsi Narkoba Jadi Pemicu Pembunuhan di Perkebunan Sawit Mentaya Hulu Kotim

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:36 WIB

Curi Buah Sawit di Kebun Perusahaan, Seorang Pria di Kotim Ditangkap Polisi

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:20 WIB

Diduga Tertipu Janji Berangkat Haji, Warga Kotim Rugi Rp 450 Juta

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB