Komdigi Apresiasi Konten Edukatif dalam Media Sosial Berbasis Video

- Publisher

Rabu, 5 Maret 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBUTAN : Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, saat menyampaikan sambutannya pada acara soft launching STEM Feed dengan TikTok Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (5/3).(IST/komdigi)

SAMBUTAN : Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, saat menyampaikan sambutannya pada acara soft launching STEM Feed dengan TikTok Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (5/3).(IST/komdigi)

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengapresiasi langkah TikTok Indonesia untuk membantu pemerintah menciptakan ekosistem digital yang produktif lewat Feed STEM (Science, Technology, Engineering, Math). Melalui tab khusus tersebut, masyarakat mendapatkan ruang tersendiri untuk menonton konten-konten edukatif dalam media sosial berbasis video.

“Tentu ini sejalan dengan komitmen kami dari pemerintah agar mendorong ekosistem digital itu sifatnya inklusif kepada semua pihak dan memiliki nilai tambah serta produktivitas yang lebih tinggi,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, dalam sambutannya pada acara soft launching STEM Feed dengan TikTok Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (5/3).

Dilangsir dari Siaran pers yang ditulis dari Biro Humas Kementerian Komdigi, Bonifasius menilai peluncuran Feed STEM TikTok ini sebuah langkah inovatif yang menghadirkan ruang khusus bagi konten-konten edukatif di bidang sains, teknologi, rekayasa dan matematika. Selain itu, konten-konten tersebut memiliki peran dalam membantu pembentukan pola pikir dan tentunya juga mendidik masyarakat mengenai bagaimana kita belajar memahami sebuah materi edukatif.

“Feed STEM ini harus di-generate, bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga sarana edukatif yang lebih maju yang memberikan akses kepada masyarakat untuk belajar tentang teknologi itu sendiri,” jelas Bonifasius.

Kemudian bagaimana berinovasi dasar-dasar ilmu pengetahuan dengan cara yang lebih menarik sehingga lebih relevan dengan usia masyarakat kita yang sedang belajar.

Dirinya berharap kerjasama antara Kemkomdigi dan TikTok akan terus berlanjut demi menciptakan ekosistem digital yang produktif dalam proses transformasi digital di Indonesia.

“Sebagai mitra strategis dalam transformasi digital Indonesia, kami berharap kolaborasi dengan TikTok ini terus berjalan dan ini akan memberikan kontribusi agar ruang digital ini sebagai tempat yang aman, edukatif, dan mampu mencatat generasi unggul yang siap menghadapi tantangan di masa depan,” tukasnya.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Siapkan 17 Bus Mudik Gratis Lebaran 2026, Layani Enam Rute dari Palangka Raya

General Manager Content Operations TikTok SEA, Angga Anugrah Putra, menegaskan bahwa peluncuran Feed STEM di TikTok Indonesia juga merupakan bukti dukungan pihaknya kepada Kemkomdigi untuk menciptakan 9 juta talenta digital pada tahun 2030.

“Kami pun terus berkomitmen untuk membuka ruang-ruang edukasi dan menyebarkan semangat belajar melalui serangkaian kampanye dan program edukasi baik di dalam maupun di luar aplikasi,” ucap Angga.

Saat ini, Tiktok memiliki 135 juta pengguna aktif di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 25 persen remaja menggunakan TikTok untuk mengunjungi konten-konten STEM setiap minggunya. Bahkan, sejak Feed STEM diluncurkan secara global terjadi peningkatan 35 persen dalam pertumbuhan konten terkait STEM di TikTok. Sejauh ini, sudah hampir 10 juta video STEM dipublikasikan di TikTok. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB