KOTAWARINGIN TIMUR – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan jajaran kepolisian melalui aksi nyata membantu masyarakat. Kapolsubsektor Telaga Antang Ipda Yoyo Prasetyo, S.Sos., menyalurkan bantuan material berupa batako dan semen untuk melanjutkan pembangunan Masjid Al-Jami di Desa Tumbang Boloi, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (14/8) sore.
Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat setempat. Pasalnya, pembangunan masjid yang diharapkan menjadi pusat kegiatan ibadah warga itu sempat terhenti selama sekitar satu tahun karena keterbatasan biaya.
Penyaluran bantuan turut dihadiri Kanit Provos Polsek Antang Kalang Ipda M. Hafid Mayang, Kepala Desa Tumbang Boloi Selung, Sekretaris Desa Tatah, Bhabinkamtibmas Aipda Saparudin dan Brigpol Alfian Wahid, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsubsektor Telaga Antang Ipda Yoyo Prasetyo mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah pihaknya mengetahui kondisi pembangunan Masjid Al-Jami yang belum kunjung rampung.
“Sudah satu tahun bangunan masjid ini mangkrak dan tidak dilanjutkan karena keterbatasan biaya. Oleh karena itu, dalam momentum menyambut HUT RI ke-81 ini, kami berkomitmen membantu penyediaan material berupa batako dan semen,” ujar Yoyo.
Ia menegaskan, kepedulian tersebut tidak berhenti pada penyerahan bantuan kali ini. Jajaran kepolisian berkomitmen mendukung kebutuhan material secara bertahap hingga pembangunan masjid tersebut dapat diselesaikan.
“Tidak hanya hari ini, kami pastikan bantuan material ini akan terus disiapkan sampai pembangunan Masjid Al-Jami selesai total,” tegasnya.
Bagi masyarakat Desa Tumbang Boloi, dukungan tersebut tidak hanya membantu mempercepat pembangunan fisik masjid, tetapi juga menunjukkan kepedulian aparat terhadap kebutuhan sosial dan keagamaan warga di wilayah pelosok.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kotim berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat. Bantuan itu sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan serta membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui kepedulian yang langsung menyentuh kebutuhan warga.(nr)








