Pengamanan Berujung Tembakan, Empat Warga Kenyala Luka di Areal PT KKP 3

- Publisher

Selasa, 23 Desember 2025 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SAMPIT – Insiden penembakan yang melibatkan oknum penegak hukum terjadi di areal perkebunan kelapa sawit PT Karunia Kencana Permaisejati (KKP) Estate 3, Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (22/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan empat warga setempat mengalami luka akibat tembakan senjata api.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, keempat korban diduga tertembak saat berada di lokasi pengamanan perusahaan dan disinyalir hendak melakukan pencurian buah kelapa sawit. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian dan kekhawatiran warga sekitar.

Kepala Desa Kenyala, Sahewan Harianto, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengaku menerima laporan langsung dari masyarakat terkait penembakan yang terjadi saat proses pengamanan (pam) di area perkebunan milik perusahaan.

“Dari empat korban, satu orang mengalami luka cukup serius dan harus dirujuk ke rumah sakit,” ungkap Sahewan saat dikonfirmasi, Senin malam.

Korban dengan inisial F dilaporkan mengalami luka tembak di bagian bawah ketiak hingga tembus dan saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD dr Murjani Sampit. Sementara tiga korban lainnya, masing-masing AM mengalami luka tembak di lengan, J tertembak di bagian kaki, serta IS di bagian tangan. Ketiganya mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Kecamatan Telawang dan dinyatakan dalam kondisi stabil.

Sahewan menyatakan keprihatinannya atas penggunaan senjata api dalam penanganan dugaan tindak pidana tersebut. Menurutnya, aparat keamanan seharusnya mengedepankan pendekatan hukum yang sesuai prosedur dan tidak bertindak represif.

“Jika memang ada dugaan pencurian, seharusnya pelaku diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses secara hukum, bukan langsung dilakukan penembakan,” tegasnya.

Baca Juga :  Nass ! Kepala Sekolah SDN 2 Sungai Paring Kotim Meninggal Dunia di Tempat Usai Tabrak Lari

Ia menilai insiden ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Desa Kenyala, mengingat lokasi kejadian berada tidak jauh dari permukiman warga. Oleh karena itu, Sahewan menekankan pentingnya penegakan hukum yang humanis, profesional, dan proporsional, khususnya dalam kegiatan pengamanan di kawasan perusahaan.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Desa Kenyala telah menyurati Kapolres Kotawaringin Timur agar insiden tersebut mendapat perhatian serius dan dilakukan penyelidikan secara menyeluruh.

“Saya sudah menyampaikan secara resmi kepada Kapolres Kotim agar kejadian ini diusut tuntas, sehingga ada kejelasan hukum dan rasa keadilan bagi semua pihak,” pungkas Sahewan. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Pesta Pernikahan Berujung Perkelahian, Satu Meninggal Dunia dan Satu Kritis di Kotim
Karena Urusan percintaan, Perempuan di Sampit Disiksa oleh Pacarnya Sendiri
Kosumsi Narkoba Jadi Pemicu Pembunuhan di Perkebunan Sawit Mentaya Hulu Kotim
Curi Buah Sawit di Kebun Perusahaan, Seorang Pria di Kotim Ditangkap Polisi
Diduga Tertipu Janji Berangkat Haji, Warga Kotim Rugi Rp 450 Juta
Simpan Paket Sabu Didalam Tas, Wanita Ditangkap Satresnarkoba Seruyan
Nota Jadi Petunjuk Kejati & BPKP Usut Dugaan Korupsi Hibah Pilkada Rp40 M KPU Kotim
Pengedar Barang Haram 19,67 Gram Ditangkap Polisi di Hotel Baamang Sampit
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:54 WIB

Pesta Pernikahan Berujung Perkelahian, Satu Meninggal Dunia dan Satu Kritis di Kotim

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Karena Urusan percintaan, Perempuan di Sampit Disiksa oleh Pacarnya Sendiri

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:32 WIB

Kosumsi Narkoba Jadi Pemicu Pembunuhan di Perkebunan Sawit Mentaya Hulu Kotim

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:36 WIB

Curi Buah Sawit di Kebun Perusahaan, Seorang Pria di Kotim Ditangkap Polisi

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:20 WIB

Diduga Tertipu Janji Berangkat Haji, Warga Kotim Rugi Rp 450 Juta

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB