SAMPIT – Kembali kecelakaan lalulintas (lakalantas) terjadi di ruas jalan Tjilik Riwut, Desa Lubuk Ranggan, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur. Lakalantas itu menewaskan dua orang gadis belia karena “mencium” truk tronton.
Kejadian pada Minggu 20 Oktober 2024 itu, cukup membuat warga sekitar geger. Lakalantas di siang bolong itu merenggut dua nyawa gadis yang masih duduk di bangku sekolah menenah pertama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari informasi yang dihimpun media ini melalui Kepala Desa Lubuk Ranggan Ardina, diceriakan lakalantas itu terjadi ketika korban berboncengan menggunakan sepada motor melaju dari arah Palangka Raya.
Meskipun belum diketahui secara pasti kronologis kejadian itu, namun dikira kedua gadis itu lengah, dan tidak memperhatikan ada truk troton yang juga bergerak kencang dari arah beralawanan.
Seketika dua gadis itu tewas, akibat benturan keras dengan kendaraan roda enam tersebut. Tampak darah segar mengalir ke aspal dari kepala korban.
“Korban masih sekolah SMP, pihak dari keluarga korban sudah mengetahui,” kata Ardina.
Sementara itu, pihak Polsek Cempaga langsung datang ke lokasi kejadian lakalantas itu. langsung menangani proses evakuasi korban.
“Korban sudah dievakuasi, pihak kepolisian juga sudah ada di lokasi kejadian tadi,” ucap Ardina.
Saat ini kecelakaan maut tersebut sudah ditangani pihak kepolisian. Warga yang melihat insiden kecelakaan ini sempat berteriak histeris karena korban mengalami luka yang cukup serius.








