SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Dadang Siswanto menegaskan, tolok ukur ekonomi masyarakat ditentukan ketahanan pangannya. Karena itu ketahanan pangan merupakan bagian vital dari semua sendi ekonomi masyarakat.
“Sektor pangan adalah sektor yang sangat penting dalam pembangunan daerah. Kemajuan dan berkembangnya sektor pangan tak lepas dari program-program pertanian,” tutur Dadang, saat dibincangi media ini, Sabtu 14 September 2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait hal itu, Dadang berharap pemerintah mengembangkan komoditas berbasis kawasan ekonomi pangan, yang diharapkan dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.
DPRD Kotim Tekankan SOPD Pertimbangkan Hasil Musrenbang Desa
“Ini merupakan salah satu upaya untuk peningkatan produksi dan kelestarian lingkungan. Memanfaatkan lahan secara bijaksana, dan membuat cadangan air di lokasi pertanian,”ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat, melakukan sesuatu hal terkait ketahanan pangan mulai dari yang kecil, yaitu memanfaatkan lahan pekarangan dengan gerakan tanam cepat panen, dengan menanam sayur-sayuran, memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian tanaman pangan.
DPRD Kotim Mengajak Masyarakat Mencintai Produk-produk Lokal
Menurutnya, penting juga untuk melindungi lahan-lahan pertanian yang ada untuk ketahanan pangan agar bisa dikembangkan. Misal di wilayah pengembangan komoditas perkebunan maka harus disediakan pula lahan untuk pertanian seperti di wilayah Utara dan Selatan Kotim yang banyak terdapat perkebunan kelapa sawit.
“Nah bisa juga dikembangkan untuk pertaniannya dan juga perkebunan dengan jenis lain selain kelapa sawit yang dapat membantu ketahanan pangan di daerah,” pungkasnya.








