DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi

- Publisher

Senin, 27 Oktober 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/Foto Sihol Parningotan Lumban Gaol

IST/Foto Sihol Parningotan Lumban Gaol

SAMPIT – Tragedi memilukan yang menimpa seorang bayi berusia delapan bulan di Jalan Revolusi 45B, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mengguncang nurani masyarakat Kotawaringin Timur (Kotim).

Bayi malang tersebut menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Kasus ini bukan sekadar insiden tragis, tetapi juga menjadi peringatan keras bagi semua pihak tentang pentingnya pengawasan, pendampingan, dan penanganan medis bagi ODGJ di lingkungan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Komisi III DPRD Kotim, Sihol Parningotan Lumban Gaol, menilai kejadian ini harus dijadikan momentum untuk memperbaiki sistem pengawasan sosial dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Ini peristiwa yang sangat kita sesalkan. Keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan jiwa harus lebih peduli dan memastikan mereka mendapatkan perawatan medis secara rutin,” ujar Gaol, Senin (27/10/2025).

Baca Juga :  DPRD Minta IKN jadi Patokan Pembangunan di Kotim

Menurutnya, lemahnya pengawasan dan rendahnya kesadaran akan pentingnya pengobatan menjadi salah satu penyebab munculnya kasus kekerasan yang melibatkan ODGJ.

Banyak keluarga yang merasa malu atau kewalahan sehingga memilih membiarkan anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa berkeliaran tanpa pengawasan.

“Kalau keluarga tidak mampu mengawasi atau merasa kesulitan, bisa memanfaatkan fasilitas rehabilitasi yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah. Misalnya di Joint Adulam Ministri (JAM) Palangka Raya, yang dua tahun terakhir bermitra dengan Pemkab Kotim,” jelas politisi Partai Demokrat itu.

Gaol menegaskan, pemerintah daerah harus memperkuat koordinasi antara Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan aparat desa untuk memastikan setiap laporan terkait ODGJ segera direspons dengan tindakan nyata.

“Kalau ada laporan warga soal ODGJ yang mengganggu atau berpotensi membahayakan, jangan dibiarkan terlalu lama. Segera lakukan evakuasi dan pemeriksaan kesehatan jiwa dengan melibatkan pihak berwenang,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Seruyan Dorong Penguatan Manajemen Koperasi saat Pembinaan di Danau Sembuluh

Ia juga mengingatkan bahwa penanganan terhadap ODGJ tidak boleh hanya sebatas aspek keamanan, melainkan harus mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan pemulihan mental.

“ODGJ tetap manusia yang berhak mendapat perlakuan layak. Penanganannya harus dilakukan dengan hati, bukan sekadar pengamanan. Kita semua punya tanggung jawab sosial untuk memastikan mereka tidak disisihkan,” tambahnya.

Gaol menutup pernyataannya dengan menyerukan pentingnya sinergi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam membangun sistem perlindungan sosial yang lebih tanggap terhadap persoalan kejiwaan.

“Jangan tunggu ada korban lagi. Penanganan ODGJ harus melibatkan semua pihak secara aktif. Dengan kerja sama dan empati, tragedi seperti ini bisa dicegah,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
RAPBD Kotim 2026 Disepakati Rp1,967 Triliun, DPRD Tegaskan Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran
DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Perbaikan Akses Wisata Pulau Hanibung
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:10 WIB

DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB