Penerapan SPBE Sistem Pemerintahan Akan Lebih Optimal

- Publisher

Senin, 16 September 2024 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Ketua DPRD Kotim Rinie Anderson. (IST)

FOTO: Ketua DPRD Kotim Rinie Anderson. (IST)

SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rinie Anderson mengatakan, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) membuat lini pemerintahan lebih optimal.

 

“Karena SPBE mempunyai aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, mengingat sistem yang berkualitas dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan,” katanya, 16 September 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Saat ini pemerintah Kotim memang sudah menunjukkan keseriusan dalam penerapannya, apalagi Kotim telah berhasil mencapai prestasi gemilang dalam peningkatan signifikan nilai indeks SPBE.

 

Baca Juga :  Dadang Siswanto Ingatkan ASN Bersikap Netral Jelang Pilkada 2024 Mendatang

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 13 Tahun 2024 tanggal 11 Januari 2023 tentang Hasil Evaluasi SPBE Pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2023, bahwa Kotim mendapatkan nilai indeks sebesar 3.11 (predikat “Baik”).

 

Tahun sebelumnya sebelumnya pada 2021 indeks SPBE Kotim adalah 1,66 (predikat “Kurang”), dan pada tahun 2022 indeks SPBE yang dicapai 2,38 (predikat “Cukup”).

 

Indeks SPBE menjadi tolak ukur yang sangat penting dalam menilai sejauh mana Pemerintahan Daerah memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Dadang Sangat Hargai Pikiran Kreatif dalam Rapat Kerja Gabungan bersama Pemerintah saat merancang Perlindungan MHA

 

“Dengan capaian indeks 3,11 Kotim berhasil menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan publik. Kita harap ini terus ditingkatkan,” katanya.

 

Sebagai informasi, peningkatan indeks SPBE ini tidak hanya mencerminkan efektivitas penerapan teknologi informasi, tetapi juga menunjukkan bahwa masyarakat Kotawaringin Timur semakin terhubung dengan pemerintahan melalui berbagai layanan digital yang disediakan. Dengan demikian, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin responsif, transparan, dan efisien.

 

Berita Terkait

BTT Karhutla Diminta Dipercepat, Keselamatan Petugas Jadi Sorotan
Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BTT Karhutla Diminta Dipercepat, Keselamatan Petugas Jadi Sorotan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Berita Terbaru