Pelestarian Budaya Jangan Jadi Seremoni

- Publisher

Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IST/Foto Dadang Siswanto

IST/Foto Dadang Siswanto

SAMPIT – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dadang Siswanto, menegaskan bahwa upaya pelestarian budaya lokal harus dilakukan secara nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar seremonial.

Pernyataan tersebut disampaikan Dadang menyusul digelarnya Pameran Warisan Budaya Mandau Penyang Pambelum di Museum Kayu Sampit beberapa waktu lalu. Ia menilai kegiatan itu memiliki nilai penting dalam menjaga warisan leluhur masyarakat Dayak serta memperkuat identitas daerah di tengah derasnya arus modernisasi.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena budaya adalah identitas sekaligus kebanggaan yang harus terus dilestarikan. Melalui pameran seperti ini, budaya daerah dapat lebih dikenal masyarakat luas dan bahkan berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya,” ujar Dadang, Minggu (12/10).

Lebih lanjut, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menekankan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tidak hanya fokus pada kegiatan bersifat seremoni, tetapi benar-benar mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang Budaya Daerah secara konsisten di lapangan.

“Kami minta OPD teknis menjalankan Perda budaya daerah dengan sungguh-sungguh. Ini bukan hanya soal menggelar acara, tetapi komitmen nyata dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya kita,” tegasnya.

Dadang juga menyoroti bahwa pelestarian budaya, seperti Mandau, tidak hanya memiliki makna simbolik dan filosofis bagi masyarakat Dayak, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi dan pariwisata yang besar jika dikelola secara profesional.

Baca Juga :  DPRD Kotim Dorong Kajian Matang Pendirian Sekolah Rakyat agar Tepat Sasaran

“Budaya dapat menjadi potensi wisata unggulan bila dikemas dengan baik. Mandau, misalnya, bukan sekadar benda pusaka, tapi memiliki nilai sejarah dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” imbuhnya.

Ia berharap agar kegiatan seperti Pameran Mandau Penyang Pambelum tidak hanya bersifat temporer, melainkan menjadi agenda tahunan atau program berkelanjutan untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal.

“Kita berharap kegiatan semacam ini bisa terus digelar secara berkesinambungan, agar nilai-nilai budaya kita tidak hilang ditelan zaman,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BTT Karhutla Diminta Dipercepat, Keselamatan Petugas Jadi Sorotan
Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BTT Karhutla Diminta Dipercepat, Keselamatan Petugas Jadi Sorotan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Berita Terbaru