KOTAWARINGIN TIMUR – Kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) kini menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh generasi muda di era modern. Hal ini disampaikan oleh dosen Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA), Muhammad Azharul Hadi, saat menanggapi kegiatan Public Speaking Training and Certification yang digelar di Aula Universitas Darwan Ali (UNDA) Sampit, Sabtu (4/10/2025).
Menurutnya, pelatihan seperti ini bukan sekadar mengasah kemampuan berbicara, tetapi juga melatih kepercayaan diri, kecerdasan emosional, serta kemampuan menyampaikan ide dengan efektif.
“Public speaking bukan hanya soal berbicara di depan orang banyak, tetapi juga tentang bagaimana kita menyampaikan gagasan dengan jelas, percaya diri, dan mampu memengaruhi audiens. Ini sangat penting, terutama bagi mahasiswa yang akan menjadi pemimpin masa depan,” ujar Muhammad Azharul Hadi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai, kegiatan pelatihan dan sertifikasi yang diikuti oleh pelajar, mahasiswa, serta masyarakat umum tersebut menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kompetensi komunikasi publik, sekaligus membekali generasi muda agar mampu bersaing di dunia kerja maupun ruang sosial.
“Kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan. Dunia kerja saat ini tidak hanya menuntut kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan berkomunikasi yang baik. Public speaking adalah keterampilan yang dapat membuka banyak peluang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Azharul Hadi mengapresiasi pihak penyelenggara yang telah menghadirkan pelatihan bersertifikat, karena hal itu menambah nilai profesional bagi para peserta.
“Dengan sertifikasi resmi, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengakuan atas kompetensinya. Ini menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan dunia profesional,” ungkapnya.
Ia berharap, pelatihan serupa bisa terus digelar di berbagai kampus dan lembaga pendidikan di Kotawaringin Timur, agar semakin banyak generasi muda yang berani tampil, berpikir kritis, dan komunikatif.
“Kita ingin melihat mahasiswa dan anak muda Kotim menjadi pribadi yang aktif, berani menyampaikan ide, dan mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat,” pungkasnya.(nr/sekaltengcom)








