SAMPIT- Terkait beredarnya video viral yang memperlihatkan seorang pasien dipulangkan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, karena dokumen administrasi yang tidak lengkap.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Dadang Siswanto mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil kembali manajemen RSUD Murjani untuk meminta penjelasan terkait hal tersebut.
“Kami akan meminta keterangan dari pihak rumah sakit terkait masalah video viral tersebut, kami ingin memastikan bahwa pelayanan menjadi prioritas utama. Jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan karena masalah administrasi saja,” kata Dadang, Senin (6/12).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya juga mengigatkan pentingnya akan pelayanan kesehatan di RSUD dr Murjani Sampit, terkait urusan administrasi seharusnya tidak menjadi prioritas utama, apalagi dalam kondisi darurat.
“Yang utama adalah pelayanan, bagaimana caranya dapat menyelamatkan nyawa pasien terlebih dahulu, terkait administrasi jangan di nomor satukan dan bisa dinomorsekiankan. dan sudah kami sampaikan saat setiap kali rapat kita rapat maupun pembahasan APBD,” ujar Dadang.
Dirinya berharap menejemen RSUD dr Murjani Sampit dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap layanan kesehatan di RSUD, dan dilaksanakan sesegera mungkin sehingga insiden serupa tidak terulang kembali.
“Kami minta pihak rumah sakit segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap layanan kesehatan di RSUD Murjani agar insiden yang sama tidak terulang lagi,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)








