Calon Guru Penggerak Wajib Miliki Visi dalam Perubahan Lingkungan Belajar

- Publisher

Kamis, 26 September 2024 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Kotim, Edie Sucipto.(IST)

Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Kotim, Edie Sucipto.(IST)

Sampit – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Disdik Kotim) menekankan pentingnya calon guru penggerak untuk memiliki visi yang kuat dalam membawa perubahan di lingkungan belajar.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kotim, Edie Sucipto, menyatakan bahwa peran guru penggerak bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga pemimpin pembelajaran dan pemimpin di satuan pendidikan masing-masing.

“Sebagai pemimpin pembelajaran, guru bertanggung jawab merancang proses belajar yang efektif. Sedangkan pemimpin satuan pendidikan lebih fokus pada kepemimpinan dan manajemen di sekolah,” kata Edie, Kamis, 26 September 2024.

Visi perubahan ini, menurut Edie, sangat penting untuk memastikan calon guru penggerak dapat membawa dampak positif dalam sistem pendidikan di Kotim. Mereka diharapkan bisa membantu peserta didik mencapai potensi terbaik melalui pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif.

“Pembelajaran inovatif adalah kunci bagi para calon guru penggerak untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Edie juga berharap semangat calon guru penggerak tidak hanya terlihat di awal, namun terus berkembang hingga mereka lulus dan mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat di sekolah masing-masing.

Baca Juga :  Pentingnya Pengawas Sekolah dukung Keberhasilan Kebijakan Merdeka Belajar

“Pada lokakarya, terutama dalam aksi nyata budaya positif, fokus kami adalah pada restitusi dan keyakinan kelas. Di sini, calon guru penggerak saling memberikan umpan balik yang membangun,” jelasnya.

Program Guru Penggerak di Kotim bertujuan untuk menciptakan guru yang mampu memimpin dan berinovasi demi meningkatkan kualitas pendidikan.

Melalui pelatihan dan lokakarya, para calon guru penggerak dibekali keterampilan manajerial serta kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam upaya memperbaiki lingkungan belajar di sekolah-sekolah mereka.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB