PULANG PISAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) dan layanan cek kesehatan gratis yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Pulang Pisau.
Kegiatan yang berlangsung di Stadion H.M. Sanusi, Sabtu (11/7/2026), dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur H. Edy Pratowo. Kehadiran keduanya disambut Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i beserta jajaran pemerintah daerah dan ribuan warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Bupati Ahmad Rifa’i mengapresiasi dukungan Pemprov Kalteng yang menghadirkan pasar murah dan layanan kesehatan gratis sebagai bagian dari peringatan hari jadi daerah. Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus mempermudah akses terhadap layanan kesehatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menegaskan Pemprov Kalteng akan terus mengawal implementasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Ia menjelaskan, KHBS merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang mencakup berbagai sektor, mulai dari ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, bantuan sosial hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Gerakan Pasar Murah kali ini diprioritaskan bagi kelompok penerima manfaat, seperti PNS golongan I dan II, PPPK, tenaga kebersihan, buruh, serta masyarakat berpenghasilan rendah.
Melalui program ini, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih ringan karena memperoleh subsidi dari Pemerintah Provinsi sebesar 30 persen.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk selalu hadir melayani masyarakat di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai, baik di satu kota maupun 13 kabupaten tanpa terkecuali,” tegas Agustiar Sabran.
Selain membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, pelaksanaan Gerakan Pasar Murah dan layanan cek kesehatan gratis juga diharapkan mampu menjaga daya beli warga, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Tengah.(nr)








