Tanggapi Kasus Cuci Darah Pada Anak, Kadisdik Imbau Seluruh Pihak Perhatikan Asupan Makanan

- Publisher

Jumat, 9 Agustus 2024 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Kotim,.Irfansyah.(IST)

Kadisdik Kotim,.Irfansyah.(IST)

SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, kini menyoroti meningkatnya kasus cuci darah pada anak-anak dan mengimbau seluruh pihak untuk memperhatikan asupan makanan dan minuman anak-anak.

Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah, menyatakan, “Kami melihat di media sosial dan berita bahwa jumlah anak yang harus menjalani cuci darah cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman dengan kadar gula yang terlalu tinggi.”

Kasus gagal ginjal pada anak saat ini menjadi perhatian utama. Kondisi ini memprihatinkan, terutama karena berpotensi mempengaruhi masa depan generasi muda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa wilayah di Indonesia mencatat angka kasus cuci darah pada anak yang signifikan. Di Provinsi DKI Jakarta, misalnya, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) merawat 60 anak dengan terapi penyakit gagal ginjal yang memerlukan cuci darah rutin. Sementara itu, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, melaporkan adanya peningkatan kasus anak dengan penyakit ginjal kronis, dengan sekitar 10-20 anak memerlukan cuci darah setiap bulan.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan MBG

Untuk Kotim, Irfansyah mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima laporan tentang anak atau pelajar yang mengalami gagal ginjal. Namun, ia menekankan bahwa ini tidak berarti Kotim bebas dari risiko serupa.

Untuk itu, Disdik Kotim telah mengimbau sekolah-sekolah, khususnya kantin-kantin di sekolah, agar menyediakan makanan sehat bagi siswa. “Kami lebih menyarankan agar anak-anak membawa bekal dari rumah, karena bekal yang disiapkan orang tua umumnya lebih memperhatikan nutrisi,” kata Irfansyah.

Baca Juga :  Guru Penggerak Kotim Didorong Jadi Motor Perubahan Pendidikan di Era Digital

Meskipun tidak bisa melarang keberadaan kantin sekolah, Disdik Kotim meminta pemilik kantin untuk bekerja sama dalam memastikan asupan makanan dan minuman yang sehat. Selama pandemi COVID-19, kantin-kantin sekolah tidak beroperasi dan baru aktif kembali setelah pandemi berakhir.

Selain itu, Disdik Kotim bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas untuk melakukan inspeksi rutin ke kantin sekolah setiap bulan. Program ini, yang sempat dihentikan selama pandemi, akan diperkuat dengan fokus baru pada kadar gula dan zat-zat lain yang mempengaruhi kesehatan anak.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB