Sekda Kotim Sosialisasi P4GN Kepada Pelajar

- Publisher

Kamis, 10 Oktober 2024 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Sanggul Lumban Gaol.(IST)

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Sanggul Lumban Gaol.(IST)

Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar melalui sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Kegiatan terbaru dilaksanakan di SMPN 4 Sampit, dihadiri oleh guru dan siswa, dengan tujuan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Sanggul Lumban Gaol, menekankan pentingnya sosialisasi P4GN sebagai upaya preventif. Menurutnya, pelajar sering menjadi target pengedar narkoba, sehingga perlindungan khusus harus diberikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ingin membentuk generasi muda yang tangguh dan bermental baik untuk menghadapi Indonesia Emas 2045. Salah satu langkahnya adalah menjauhkan mereka dari pengaruh buruk narkoba,” ujar Sanggul, Kamis, 10 Oktober 2024.

Selain itu, Sanggul yang juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim mengingatkan peran penting guru dan orang tua dalam mengawasi anak-anak dari ancaman narkoba. Ia menekankan bahwa pengawasan ketat diperlukan, terutama di daerah yang minim kontrol, di mana pengedar sering memanfaatkan celah untuk mempengaruhi pelajar.

Baca Juga :  Pemerintah Blokir 23 Ribu Rekening Judi Online, Warga Didorong Aktif Jadi Pengawas Digital

“Kami mengimbau para guru dan orang tua untuk lebih waspada dan menjaga anak-anaknya agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” lanjutnya.

Sanggul menyoroti bahwa peredaran narkoba di kalangan pelajar terus meningkat, khususnya di wilayah pinggiran yang memiliki pengawasan terbatas. Modus yang digunakan pengedar termasuk menawarkan paket murah atau bahkan memberikan narkoba gratis sebagai umpan untuk menarik minat pelajar.

“Tanpa pengawasan yang ketat, para pengedar bisa dengan mudah masuk dan mempengaruhi anak-anak kita. Ini yang sangat kami khawatirkan,” katanya.

Pemkab Kotim telah menyelenggarakan berbagai kegiatan sosialisasi P4GN di seluruh wilayah, dengan fokus pada daerah yang dianggap rawan peredaran narkoba. Sosialisasi dilakukan di berbagai kecamatan, baik di utara maupun selatan Kotim, sebagai upaya menyeluruh untuk mengatasi peredaran narkotika.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Jajaki Kemitraan UMKM dan Pariwisata dengan HSS, Peluang Kolaborasi Kian Terbuka

“Kami akan terus melanjutkan sosialisasi ini di daerah-daerah yang rawan peredaran narkoba. Kita tidak ingin generasi muda kita rusak akibat narkoba,” tambah Sanggul.

Di akhir acara, Sanggul juga kembali menekankan bahaya besar narkoba bagi generasi muda. Ia mengajak seluruh pelajar dan masyarakat untuk menjauhi narkoba demi masa depan yang lebih baik. Menurutnya, narkoba hanya akan merusak masa depan generasi penerus bangsa.

“Tidak ada manfaat dari narkotika. Justru, narkoba akan menghancurkan masa depan generasi muda kita,” tegasnya.

Melalui sosialisasi P4GN ini, diharapkan pelajar dapat memahami dan menyadari bahaya narkoba, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan, termasuk dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Pemkab Kotim berkomitmen untuk terus melindungi generasi muda dari ancaman narkotika demi masa depan yang cerah.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB