SAMPIT – Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar pelatihan jurnalistik dan lomba bagi organisasi perangkat daerah dan anggota muda PWI di Sampit
Kegiatan itu dibuka oleh Pj Sekretaris Daerah Kotim, Sanggul Lumban Gaol. Turut hadir pula Ketua DPRD Kotim Rinie Anderson, di Aula Anggrek Tewu lantai 2 Kantor Bupati Kotim, Senin 23 September 2024.
Ketua PWI Kotim Siti Fauziah mengatakan, kegiatan itu diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 PWI Kotim. Sekaligus sebagai kontribusi insan jurnalistik dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah di Kotim.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tentu kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas penulisan wartawan sekaligus menjadi pengetahuan dalam ilmu jurnalistik bagi pegawai perangkat daerah terutama yang terkait dengan publikasi informasi,” kata Fauziah, kepada media ini.
Fauziah, juga menegaskan dilibatkannya organisasi perangkat daerah merupakan permintaan Bupati Kotim untuk melatih pegawai perangkat daerah yang bertugas di bidang publikasi agar mempunyai kemampuan dalam penulisan berita.
“Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari 46 pegawai dari perangkat daerah dan 34 anggota muda PWI Kotim. Jadi seluruhnya ada 80 peserta,” kata Fauzi.
Fauzi juga mengungkapkan harapan kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan wartawan dan perangkat daerah dalam pembuatan artikel berita.
“Kegiatan yang diisi dalam dua sesi yaitu pelatihan jurnalistik dan lomba penulisan berita. Kita jug bekerja sama dengan KPU Kotim, karena itu kita mengangkat tema Pilkada Kotim 2024,,” ucapnya.
Sementara itu, Sanggul Lumban Gaol mengapresiasi upaya PWI Kotim dalam meningkatkan kompetensi wartawannya sehingga mempunyai kemampuan yang baik dalam penulisan berita.
“Kegiatan ini sangat baik sekali memberikan pengetahuan bagi pegawai perangkat daerah dan wartawan muda dalam penulisan berita Saya harap peserta dapat menyerap dan mengimplementasikan pengetahuannya untuk meningkatkan kualitas kerjanya,” kata Sanggul.
Sanggul juga menekankan agar pengetahuan yang diterima oleh peserta dapat bermanfaat bagi organisasi perangkat daerah tempat mereka bekerja sehingga dapat memberikan informasi selengkapnya terkait dengan kinerja perangkat daerah itu.








