Nomor Whats App Kadisdik Dicatut Penipu

- Publisher

Sabtu, 28 September 2024 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran resmi dari disdik kotim kepada masyarakat atas dicatutnya nama kadisdik kotim.(IST)

Siaran resmi dari disdik kotim kepada masyarakat atas dicatutnya nama kadisdik kotim.(IST)

Sampit – Masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta untuk waspada terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.

Oknum penipu menggunakan nomor WhatsApp yang mencatut nama Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah, dan Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD), Mahbub, untuk meminta pulsa.

“Saya mendapat laporan dari staf SD bahwa ada nomor WhatsApp yang mengatasnamakan saya dan meminta pulsa. Ini jelas penipuan,” ungkap Irfansyah, Sabtu, 28 September 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irfansyah menjelaskan, salah satu staf di Bidang SD hampir menjadi korban setelah menerima pesan yang mencurigakan. Oknum tersebut menggunakan nama dan foto pejabat untuk menipu melalui WhatsApp. Beruntung, staf yang bersangkutan segera mengonfirmasi langsung kepada Irfansyah dan terhindar dari penipuan.

Baca Juga :  BPBD Kotim Ajarkan Penanggulangan Bencana Kepada Ratusan Anak TK

Untuk mencegah korban lainnya, Irfansyah segera mengunggah pengumuman di akun media sosial pribadinya, memperingatkan masyarakat agar berhati-hati. Ia juga membagikan tangkapan layar nomor WhatsApp penipu dengan nomor +62 85235191048 yang mencatut namanya.

“Saya tegaskan, nomor tersebut adalah penipuan. Masyarakat dimohon untuk tidak menanggapi pesan dari nomor tersebut,” tegasnya.

Irfansyah juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penipuan siber di era digital saat ini. Pengetahuan mengenai teknologi dan cara mengenali modus kejahatan digital sangat diperlukan untuk mencegah lebih banyak korban.

Baca Juga :  Fun Run Oleh OJK, DP3APPPKB Kalteng: Sarana Edukasi Keuangan, Kesehatan dan Mental

“Saya mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber,” tambahnya.

Kasus ini bukanlah yang pertama kali terjadi di Kotim. Sebelumnya, Bupati Kotim, Halikinnor, juga beberapa kali menjadi korban pencatutan nama oleh penipu yang meminta sumbangan palsu dari masyarakat. Oknum penipu bahkan sering menggunakan bukti transfer palsu untuk meyakinkan calon korban.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB