Nenek Berusia 65 Tahun Menjadi Korban Hipnotis di Sampit

- Publisher

Sabtu, 27 April 2024 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Lokasi kejadian nenek 64 tahun menjadi korban gendam di Jalan Iskandar, Sampit, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim. (FOTO: IST)

FOTO: Lokasi kejadian nenek 64 tahun menjadi korban gendam di Jalan Iskandar, Sampit, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim. (FOTO: IST)

SAMPIT – Nasib sial menimpa seorang nenek yang masih berusia 65 Tahun bernama Wati karena harus kehilangan barang berharga mililnya akibat terkena aksi hipnotis oleh orang yang tidak di kenal.

Korban yang merupakan warga Jalan Iskandar, Sampit, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim ini harua menerima kenyataaan cincin milinya dibawa kabur oleh pelaku.

Kejadian itu berawal saat korban sedang berjalan kaki hendak menuju rumahnya. Setibanya di lokasi kejadian, korban ditegur oleh pelaku yang menggunakan sepada motor.

“Dia yang menegur saya, kemudian setelah berbicara sebentar saya diajak untuk naik motor bersamanya,” kata Wati, Jumtan, 29 April 2024.

Kemudian korban diajak keliling oleh pelaku, dan ditengah perjalanan pelaku mengaku kepada korban bahwa berencana ingin membeli perhiasan untuk anaknya yang ingin menikah.

Baca Juga :  Madrasah Ibtidaiyah Terapkan Kurikulum Merdeka

“Seingat saya dia melepas cicin saya, ketika itu saya tidak sada lagi, dan dia meninggalkan saya dipinggir jalan,” ujarnya.

Beruntung saat itu korban bertemu oleh seseorang yang membantu untuk mengantarkan pulang. Korban merupakan seorang yang sudah lama menjanda.

“Saya bekerja serabutan saja untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, mudahan dia mengembalikan cincin saya karena itu satu satunya barang berharga yang saya punya,” harap korban.

Penulis : Buddi Rahmat Hidayat

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB