Kepsek di Empat Kecamatan Ikuti Sinkronisasi Jumlah data Pendidik

- Publisher

Rabu, 7 Agustus 2024 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinkronisasi data pendidik dan kependidikan, Kepsek dari Empat Kecamatan.(IST)

Sinkronisasi data pendidik dan kependidikan, Kepsek dari Empat Kecamatan.(IST)

SAMPIT – Sebanyak 91 kepala sekolah (kepsek) dari 4 kecamatan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur mengikuti kegiatan Sinkronisasi Jumlah Data Pendidik dan Kependidikan serta Penguatan Kinerja Kepala Sekolah dan Guru melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM).

Keempat kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Baamang, Seranau, dan Kota Besi.

Kegiatan yang dilaksanakan serentak di salah satu hotel berbintang , Jalan Jenderal Sudirman Sampit itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, M.l Irfansyah.

“Sasaran kegiatan ini ialah kita ingin data-data jumlah tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di tempat kita ini valid, benar, dan tepat sasaran,” katanya, Rabu, 7 Agustus 2024.

Para kepsek yang mengikuti kegiatan itu membawa data-data tenaga kependidikan yang ada di sekolah masing-masing.

Kemudian, mereka mencocokkannya dengan data yang tersimpan di database sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang sekarang sudah terkoneksi dengan aplikasi e-Formasi.

Sementara itu, secara terpisah Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Edie Sucipto berharap, pengelolaan PMM pada semester II ini lebih rapi dan tertata dengan baik.

Baca Juga :  Pianis Cilik Aruna Memukau di Symphony Kemerdekaan 2025

Terlebih, peran PMM sangat vital bagi kepsek dan guru, di antaranya digunakan untuk membuat jadwal perencanaan apa yang harus dilakukan.

“Lalu di Kotim, juga sebagai dasar pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) guru selain i-Pesonal,” imbuh Edie.

Tampak, para kepsek dalam kegiatan sinkronisasi mencermati dan mengikuti dengan seksama setiap langkah sinkronisasi di bawah arahan pemateri.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB