Indonesia–Rusia Resmikan Aliansi Digital Strategis, Siap Kolaborasi Teknologi, Media, hingga Keamanan Siber

- Publisher

Minggu, 22 Juni 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENYERAHAN: Prosesi serah terima penyerahan dokumen Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid,
dan Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Federasi Rusia, di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Rusia, Kamis (19/6).(IST)

PENYERAHAN: Prosesi serah terima penyerahan dokumen Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid, dan Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Federasi Rusia, di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Rusia, Kamis (19/6).(IST)

JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia dan Federasi Rusia resmi mengakselerasi kemitraan strategis di sektor digital melalui pembentukan Sub-Komite Digital Bilateral sebagai motor penggerak program kerja sama teknologi kedua negara.

Langkah ini ditandai dengan pertukaran sejumlah dokumen penting, termasuk Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia dan Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Rusia. Penandatanganan sebelumnya telah dilakukan oleh pejabat tinggi dari kedua negara.

“Indonesia dan Rusia akan memperkuat sinergi melalui program pelatihan SDM digital, pertukaran teknologi mutakhir, dan produksi konten kolaboratif lintas negara,” kata Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Meutya Hafid, saat menyampaikan pernyataan dari Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Kamis (19/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prosesi ini disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin, menunjukkan keseriusan kedua negara dalam membangun aliansi digital jangka panjang yang tangguh dan inklusif.

Baca Juga :  PBT UPT BP3B Laksanakan Sertifikasi Benih Kelapa Sawit

Ruang lingkup kerja sama ini meliputi, Pengembangan jaringan 5G dan ekosistem IoT, Penataan dan pengelolaan spektrum frekuensi radio, Peningkatan sistem keamanan siber nasional, Kolaborasi dalam kebijakan internet dan konten digital dan Pertukaran riset dan penyelenggaraan seminar digital bilateral

Rusia dinilai sebagai mitra teknologi unggulan, mengingat lebih dari 92 persen warganya telah menikmati layanan internet cepat dan terjangkau, dengan tarif broadband rumah yang hanya berkisar Rp95 ribu hingga Rp160 ribu per bulan. Keberhasilan ini menjadi contoh relevan bagi Indonesia dalam mengatasi kesenjangan digital di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Selain MoU sektor digital, turut dipertukarkan tiga dokumen penting lainnya, Perjanjian kerja sama pendidikan tinggi Indonesia–Rusia, Kesepakatan pengembangan transportasi lintas negara, dan nota investasi antara Danantara (Badan Pengelola Investasi RI) dengan mitra strategis Rusia.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Ikut Tanam Padi Serentak bersama Presiden, Kalteng Targetkan 100 ribu Hektare Tahun 2025

Keseluruhan agenda ini diperkuat oleh penandatanganan Deklarasi Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia, sebagai pijakan baru bagi relasi kedua negara dalam menghadapi tantangan geopolitik dan dinamika era digital global.

Dikutif dari siaran pers Kemkomdigi, Meutya Hafid menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari aksi nyata.

“Diplomasi digital Indonesia kini melangkah ke tahap eksekusi. Kami menargetkan hasil riil yang mempercepat transformasi digital nasional dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global,” ujarnya.

Nota kesepahaman ini memiliki durasi berlaku lima tahun dan akan diperpanjang otomatis, memberikan kepastian hukum serta kesinambungan dalam mendorong ekonomi digital Indonesia yang berdaya saing, aman, dan merata. (nr/sekaltengcom/komdigi)

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB