Indonesia Dominasi Sembilan Penghargaan ASEAN Digital Awards 2025

- Publisher

Jumat, 17 Januari 2025 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENGHARGAAN: Indonesia meraih Sembilan penghargaan pada ASEAN Digital Awards 2025 yang dilaksanakan di Bangkok, Thailand, Kamis (16/1) malam.(IST)

PENGHARGAAN: Indonesia meraih Sembilan penghargaan pada ASEAN Digital Awards 2025 yang dilaksanakan di Bangkok, Thailand, Kamis (16/1) malam.(IST)

JAKARTA – ASEAN Digital Awards 2025, yang digelar di Bangkok, Thailand, pada Kamis (16/1) malam. Startup Indonesia kembali mencuri perhatian di kancah internasional dengan mendominasi sembilan penghargaan dari total 18 penghargaan yang diberikan.

Dilansir dari situs www.Komdigi.go.id. Sembilan penghargaan tersebut adalah 4 medali emas, 3 medali perak, dan 2 medali perunggu. Sebagian besar peraih penghargaan merupakan startup mitra Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melalui program pendampingan digital.

“Kemenangan ini membuktikan bahwa ekosistem startup Indonesia tidak hanya tumbuh pesat, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional. Kami sangat bangga melihat kerja keras para pelaku startup yang telah mengharumkan nama bangsa,” ujar Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah penghargaan per kategori yang diraih oleh startup Indonesia, Public Sector, DTO MoH (Kementerian Kesehatan) meraih emas, Open Desa meraih perak, untuk Private Sector, Cexup meraih emas. untuk Digital Inclusivity, Wonderjack meraih Silver, Silang meraih perunggu. Digital Content, Shevia meraih perunggu, Digital Startup, Surplus meraih emas Gold, dan Digital Innovation, Ludesc meraih emas, eFishery meraih perak.

Baca Juga :  Irfansyah Usulkan Penambahan 700 Formasi Guru PPPK

“Sebagian besar start-up tersebut merupakan binaan di bawah Kemkomdigi, kami berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekosistem startup Indonesia melalui berbagai program strategis dan pendampingan,” ujar Menkomdigi Meutya Hafid.

Dirinya mengatakan pihaknya ingin keberhasilan ini menjadi motivasi bagi startup lain untuk berinovasi dan membawa Indonesia semakin bersinar di kancah global, dan keberhasilan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama dalam ekosistem digital Asia Tenggara, sekaligus memperkuat peran negara dalam transformasi digital yang inovatif dan inklusif. 

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat

ASEAN Digital Awards merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada organisasi, bisnis, dan individu yang telah mempelopori produk atau layanan inovatif, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap lanskap digital di kawasan Asia Tenggara.

“Sebelumnya dikenal sebagai ASEAN ICT Awards (AICTA), kini telah diubah namanya menjadi ASEAN Digital Awards dan tahun lalu, Indonesia hanya meraih lima penghargaan dan tahun ini kita berhasil meraih sembilan penghargaan,” pungkasnya.

Sementara Guru Besar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Prof. Eko K. Budiardjo, yang juga menjadi salah satu juri, sangat mengapresiasi keberhasilan ini dan menyebutnya sebagai pencapaian tertinggi di bidang digital untuk Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

“Kemenangan ini menunjukkan bahwa inovasi digital Indonesia telah mencapai tingkat yang sangat kompetitif,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi
Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit
Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART
Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya
Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031
Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:14 WIB

Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:29 WIB

Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:34 WIB

Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031

Berita Terbaru