Super Flu Subclade K Masuk Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

- Publisher

Kamis, 1 Januari 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO:  ILUSTRASI

FOTO: ILUSTRASI

JAKARTA – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan varian influenza yang dikenal sebagai “super flu”, yakni Influenza A (H3N2) subclade K, telah terdeteksi di Indonesia. Temuan ini menambah kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit pernapasan yang dinilai memiliki gejala lebih berat dibandingkan influenza musiman.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, Prima Yosephine, mengungkapkan bahwa kasus tersebut terkonfirmasi sejak 25 Desember 2025 berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

“Pada 25 Desember 2025, Balai Besar Laboratorium Kesehatan melaporkan ditemukannya Influenza A (H3N2) clade 3C.2a1b.2a.2a.3a 1/K, atau yang dikenal sebagai subclade K,” ujar Prima, Selasa (30/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip dari CNN Indonesia, meskipun subclade K telah ditemukan di Tanah Air, varian ini belum mendominasi keseluruhan kasus influenza yang beredar. Kendati demikian, Kementerian Kesehatan tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat karakteristik gejalanya yang cenderung lebih berat.

Baca Juga :  Kemenkes Imbau Masyarakat untuk Waspada Terhadap Virus HMPV

Dokter spesialis paru Rumah Sakit Paru Persahabatan, Agus Dwi Susanto, menjelaskan bahwa infeksi subclade K dapat menimbulkan keluhan yang cukup serius dan tidak bisa disamakan dengan flu biasa.

“Subclade K memiliki gejala yang lebih parah dibandingkan influenza pada umumnya,” jelas Agus.

Adapun sejumlah gejala yang perlu diwaspadai akibat infeksi Influenza A subclade K antara lain demam tinggi dengan suhu mencapai 39 hingga 41 derajat Celcius, nyeri otot berat, lemas ekstrem, batuk kering, sakit kepala, serta nyeri tenggorokan yang intens.

Selain itu, Agus menegaskan bahwa penularan virus ini tergolong cepat. Satu orang yang terinfeksi berpotensi menularkan virus kepada dua hingga tiga orang lainnya, terutama melalui droplet di lingkungan padat aktivitas.

Baca Juga :  Menkomdigi Meutya Hafid Luncurkan Tunasdigital.id, Perkuat Perlindungan Anak di Dunia Maya

“Untuk menekan risiko penularan, masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan langkah-langkah pencegahan, antara lain menjaga daya tahan tubuh dengan asupan makanan bergizi dan cairan yang cukup, beristirahat secara optimal, serta rutin berolahraga,” imbaunya.

Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan secara teratur, menggunakan masker saat berada di keramaian atau berinteraksi dengan orang yang sakit, serta mengikuti vaksinasi influenza juga menjadi langkah penting.

“Masyarakat yang sedang mengalami gejala flu diingatkan untuk tidak batuk atau bersin sembarangan, serta selalu menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin,” ucap Agus.

Pemerintah berharap dengan kewaspadaan bersama dan penerapan pola hidup bersih dan sehat, potensi penyebaran “super flu” subclade K dapat ditekan sejak dini. (nr/sekaltengcom/ccn/kemenkes)

Berita Terkait

Posyandu ILP Ceria Bukit Permai Aktifkan Layanan Kesehatan Mandiri, Dorong Dukungan Sponsor Tetap
Alarm HIV di Kalangan Remaja: 2.700 Kasus Tercatat, Minim Edukasi Jadi Pemicu
Menyelami Burnout dan Harmoni Keluarga : Webinar Nasional Gagas Ruang Refleksi bagi Tenaga Kesehatan
Kasus COVID-19 Kembali Meningkat di Asia, Kemenkes Anjurkan Gunakan Masker Saat Sakit
Kurang Tidur Picu Risiko Diabetes: Waspadai Dampaknya pada Gula Darah dan Hormon Tubuh
Kemenkes Imbau Masyarakat untuk Waspada Terhadap Virus HMPV
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 14:57 WIB

Super Flu Subclade K Masuk Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 24 Juni 2025 - 23:41 WIB

Posyandu ILP Ceria Bukit Permai Aktifkan Layanan Kesehatan Mandiri, Dorong Dukungan Sponsor Tetap

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:04 WIB

Alarm HIV di Kalangan Remaja: 2.700 Kasus Tercatat, Minim Edukasi Jadi Pemicu

Minggu, 1 Juni 2025 - 16:20 WIB

Menyelami Burnout dan Harmoni Keluarga : Webinar Nasional Gagas Ruang Refleksi bagi Tenaga Kesehatan

Sabtu, 31 Mei 2025 - 19:46 WIB

Kasus COVID-19 Kembali Meningkat di Asia, Kemenkes Anjurkan Gunakan Masker Saat Sakit

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB