Tenggelamnya Kapal Wisata Merupakan Preseden Buruk Pengelolaan Aset Wisata

- Publisher

Selasa, 21 Januari 2025 - 23:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah.(IST)

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah.(IST)

SAMPIT – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah, sangat menyayangkan peristiwa tenggelamnya kapal wisata susur sungai milik pemerintah Kabupaten Kotim yang dikelola oleh Dinas Pariwisata

“Insiden tenggelamnya kapal wisata milik Pemerintah Kabupaten Kotim menjadi preseden buruk bagi pengelolaan aset wisata di daerah ini. Ini harus disikapi dan dievaluasi untuk perbaikan agar lebih baik lagi,” kata Riskon, Selasa (21/1).

Menurutnya kejadian ini juga dinilai menjadi salah satu barometer bahwa kurang optimalnya pengelolaan, pemeliharaan, dan pemanfaatan aset-aset wisata di daerah ini. Ia juga meminta lkepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera mengevaluasi pemeliharaan aset-aset yang dimiliki serta pengelolaannya.

“Biasanya kalau untuk aset reguler setiap tahun dianggarkan pemeliharaannya. Kita melihat bahwa kapal wisata itu letaknya tidak jauh dari perkotaan, tapi pengelolaannya kurang optimal,” ucap Riskon.

Dirinya mengharapkan Pemerintah Kabupaten Kotim untuk mempertimbangkan agar aset-aset wisata yang dirasa berat dikelola oleh OPD terkait, diserahkan kepada desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk dikelola untuk mendatangkan pendapatan asli daerah, sehingga tidak mubazir.

Baca Juga :  Pemanfaatan Tanah Adat Harus Melalui Legalitas Hukum Adat

“Contoh salah satunya aset wisata yang ada di objek wisata Pantai Ujung Pandaran. Pembangunannya menelan anggaran tidak sedikit hampir Rp 40 miliar, tetapi hingga saat ini belum operasional dengan berbagai macam alasan, sehingga belum mendatangkan manfaat untuk daerah,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
RAPBD Kotim 2026 Disepakati Rp1,967 Triliun, DPRD Tegaskan Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:10 WIB

DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB