SAMPIT – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim, Juliansyah meminta pemerintah dalam perencanaan pembangunan pelaksanaan program harus memerhatikan kebutuhan pembangunan dan kepentingan masyarakat. Sehingga kegiatan tersebut tepat sasaran dan tidak melenceng.
Menurut Politikus Gerindra Kotim ini, perencanaan sangat penting guna melihat apa saja yang menjadi kebutuhan pembangunan dan hal-hal yang sifatnya mendesak. Karena itu diharapkan bisa terealisasi tanpa hambatan dengan adanya perencanaan terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam program pembangunan ini kita tidak hanya bicara untuk sekarang, tapi bagaimana untuk seterusnya dan bagaimana dampak yang diberikan berkelanjutan. Sehingga penting memerhatikan perencanaan supaya tepat sasaran,” ujarnya, Minggu 15 September 2024.
Ia juga menyambut baik kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kotim tahun 2025-2045, yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Dijelaskannya, RKPD dan RPJPD akan menjadi menjadi panduan pemerintah bersama seluruh perangkat daerah dalam mengawal kegiatan pembangunan ke depan. Mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, kegiatan sosial dan lain sebagainya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
“Intinya tantangan-tantangan pembangunan ini bisa dijawab melalui kegiatan itu. Karena adanya perencaan dalam rencana kerja itu, ya kita optimis saja yang pemerintah kerjakan bisa terlaksana dengan baik,” ucapnya.
Lebih lanjut dirinya mengharapkan, adanya sinergi yang kuat dan terus berjalan di lingkup Pemerintah Kotim. Termasuk dukungan dari berbagai pihak. Hal ini sangat diperlukan karena sebuah perencaan pembangunan yang baik tetap memerlukan dukungan supaya bisa terlaksana sesuai agenda.








