SAMPIT – Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan penyuluhan bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) kepada masyarakat di wilayah Kelurahaan Baamang Tengah, khususnya terkait penyebaran nyamuk Aedes Aegypti.
“Penyuluhan ini kita lakukan mengingat sekarang tren penyakit DBD, sehingga perlu adanya pemberian pemahanan kepada masyarakat terkait penyebab dan cara penangananya,” kata Anggota Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, Minggu 15 Septembet 2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penyuluhan itu dijelaskan ciri-ciri jentik calon nyamuk Aedes Aegypti yaitu jentik bergerak turun dan naik di dalam air, bersarang di air jernih, dan hinggap di baju-baju yang bergantung.
Peningkatan SDM Harus Jadi Perhatian dengan Program di Lini Pendidikan
“Jadi nyamuk ini tidak bersarang di parit atau air-air kotor, malah suka di air bersih. Maka dari itu kita harus aktif melihat kondisi air di rumah, jika menemukan ada jentik apalagi ciri-cirinya sama seperti itu harus segera dikuras airnya,” katanya.
Dadang juga turut memberikan kiat-kiat kepada masyarakat untuk hidup sehat, salah satunya agar mampu mengelola emosi yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuh.
“Karena jika hati senang dan bahagia maka penyakit juga tidak akan datang. Itu salah satu kunci kesehatan tubuh,”ujarnya.








