SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong pemerintah melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa dilibatkan di setiap kegiatan publik yang diselenggarakan pemerintah daerah maupun masyarakat umum.
“Pengembangan sumberdaya manusia mengarah juga kepada pelaku UMKM di daerah ini. Karena itu, apabila pemerintah melaksanakan kegiatan baik itu keagamaan, budaya, olahraga ataupun bazar bisa melibatkan mereka,”kata Anggota DPRD Kotim, Dadang Siswanto, Minggu 15 September 2024
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan dilibatkan dalam kegiatan publik menurutnya Dadang, kehadiran pelaku UMKM bisa memperkenalkan diri ke masyarakat terkait produk yang ditawarkan. Pada sisi lain, pelaku juga bisa berinteraksi dan bertukar informasi dengan masyarakat.
Peningkatan SDM Harus Jadi Perhatian dengan Program di Lini Pendidikan
“Dari kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM, diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi regional, penanganan inflasi, serta penanganan dampak ketidak pastian global beberapa waktu terakhir, yang dibuktikan dengan semakin membaiknya kinerja perekonomian Kotim,”ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kotim Halikinnor mengutarakan, dirinya sependapat dengan hal tersebut. Menurutnya, UMKM memiliki peran strategis dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia.
DPRD Kotim Mengajak Masyarakat Mencintai Produk-produk Lokal
“Pengembangan UMKM menjadi salah satu fokus pemerintah dan telah tertuang pada rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020-2024 untuk memperkuat kewirausahaan,”bebernya.
Pemkab Kotim pada bidang ekonomi kerakyatan terus berkomitmen memberikan dukungan dan pendampingan pada para pelaku usaha kecil mikro ini, dengan memberikan pelatihan, stimulus berupa bantuan modal, serta kebijakan dan regulasi yang lebih mudah.








