30 Persen PDRB Kotim Disumbang Sektor Pertanian

- Publisher

Senin, 5 Agustus 2024 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Riskon Febriansyah Anggota DPRD Kotim

FOTO: Riskon Febriansyah Anggota DPRD Kotim

SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur Riskon Fabiansyah menyampaikan, lebih dari 30% PDRB Kotim berasal dari sektor pertanian. Sehingga perlindungan terhadap petani merupakan prioritas

utama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan
masyarakat dalam bidang pertanian serta menjaga
ketahanan pangan di daerah.

“Terlebih Sektor pertanian adalah sektor yang mendominasi pertumbuhan perekonomian domestik di Kotim. Oleh karena itu, Perda Perlindungan Petani harus mencakup berbagai aspek yang menjadi esensi dasar permasalah yang dihadapi petani saat ini sehingga mampu menjawab tantangan dan kebutuhan para petani masa depan,”ujarnya, Senin 5 Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, yang terpenting dalam implementasi Perda perlindungan petani nantinya adalah perlindungan harga dan pemasaran sangat penting untuk memberikan kepastian bagi petani. Kemudian, memperhatikan akses terhadap sumber daya merupakan hal yang krusial. Infrastruktur pertanian mulai dari cetak sawah, sistem irigasi yang efisien harus dibangun dan dipelihara.

Baca Juga :  Masyarakat Adat Komponen Penting Dalam Pelestarian Budaya Bangsa di Era Globalisasi

“Selain itu, petani harus memiliki akses terhadap bibit unggul, pupuk dengan harga yang terjangkau serta konektifitas jalan yang menghubungkan hasil pertanian. Perlindungan sosial dan ekonomi bagi petani juga harus menjadi perhatian utama,”tegasnya.

Lanjutnya, program asuransi pertanian perlu diimplementasikan untuk melindungi petani dari kerugian yang disebabkan oleh bencana alam, hama, dan penyakit tanaman. Bantuan dan subsidi dalam bentuk peralatan, teknologi, dan pendanaan harus diberikan untuk membantu petani meningkatkan produktivitasnya.

“Penguatan kapasitas dan teknologi sangat diperlukan agar petani dapat mengadopsi praktik- praktik pertanian modern. Program pelatihan dan
penyuluhan rutin harus diadakan untuk
meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani,”ujarnya,

Baca Juga :  DPRD Kotim Serukan Pemberantasan Narkoba Lebih Tegas Karena Sentuh Generasi Muda

Selain itu, riset dan inovasi di bidang pertanian harus didukung untuk menghasilkan teknologi-teknologi baru yang dapat meningkatkan hasil pertanian. Kelembagaan dan partisipasi petani harus diperkuat. Pembentukan dan penguatan koperasi serta organisasi petani perlu didorong agar posisi tawar petani menjadi lebih kuat.

“Partisipasi petani dalam proses perumusan kebijakan juga sangat penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka. Terakhir, sustainabilitas / keberlanjutan dan lingkungan harus menjadi perhatian dalam setiap
kebijakan pertanian,”kata Riskon.

Pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan tambahnya, harus dipromosikan, dan sumber daya alam seperti tanah dan air harus dilindungi dari eksploitasi yang berlebihan.

Berita Terkait

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
RAPBD Kotim 2026 Disepakati Rp1,967 Triliun, DPRD Tegaskan Fokus pada Program Prioritas dan Efisiensi Anggaran
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:10 WIB

DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB