Mendagri Desak Pemda Genjot Ekonomi Daerah Demi Capai Target 8 Persen Nasional

- Publisher

Senin, 7 Juli 2025 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT KOORDINASI : Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat mengelar rapat koordinasi 
Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (7/7/2025).(IST)

RAPAT KOORDINASI : Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat mengelar rapat koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (7/7/2025).(IST)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya peran strategis pemerintah daerah (Pemda) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menargetkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen pada akhir 2029, dan kontribusi daerah menjadi penentu utama pencapaian tersebut.

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (7/7/2025), Mendagri menyebut capaian pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I 2025 sebesar 4,87 persen (year on year), dengan target akhir tahun minimal 5,3 persen. Ia pun mengingatkan para kepala daerah agar menjadikan isu ekonomi sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan.

“Kami meminta seluruh kepala daerah menjadikan isu pertumbuhan ekonomi sebagai fokus utama, karena ini menyangkut masa depan daerah dan bangsa secara keseluruhan,” ujar Tito.

Dalam kesempatan itu, Mendagri memberikan apresiasi kepada daerah yang berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional. Namun ia juga menyoroti daerah-daerah yang pertumbuhannya negatif, salah satunya Provinsi Papua Tengah yang anjlok hingga -25,53 persen.

“Setiap daerah menyumbang langsung terhadap angka pertumbuhan ekonomi nasional. Maka, jika ada yang minus, akan menjadi beban kolektif,” tegasnya.

Untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, Mendagri mendorong setiap kepala daerah membentuk Tim Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang dipimpin oleh sekretaris daerah. Tim ini diharapkan melibatkan unsur Forkopimda, pelaku usaha, hingga akademisi dan BPS. Ia menyarankan agar tim tersebut menggelar rapat rutin bulanan guna memantau data ekonomi terkini.

Tito juga membeberkan sejumlah langkah strategis yang bisa diterapkan Pemda, seperti, Percepatan realisasi belanja APBD, Dorongan terhadap investasi asing (PMA) dan dalam negeri (PMDN), Pelaksanaan proyek infrastruktur secara optimal, Pengendalian harga bahan pokok.

Baca Juga :  Kemendagri Perkuat Layanan Publik Inklusif melalui Kolaborasi Strategis Program SKALA

Selain itu, Pemda diminta, Mencegah aktivitas ekspor-impor ilegal, Membuka lapangan kerja baru, Meningkatkan hasil sektor produktif lokal seperti pertanian, perikanan, dan peternakan, Memperkuat sektor manufaktur berbasis potensi daerah dan Mempermudah proses perizinan usaha.

Senada dengan Mendagri, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menekankan bahwa pelaksanaan di lapangan menjadi kunci utama tercapainya rencana pembangunan nasional. Ia menyebut Pemda sebagai aktor utama implementasi rencana strategis nasional.

“Rencana itu hanya menjadi kertas kosong tanpa pelaksanaan. Maka kita kawal dan pantau terus penerapannya di tiap daerah,” tandasnya.

Bappenas, lanjut Rachmat, terus melakukan pendampingan agar setiap rencana kerja daerah selaras dengan target pertumbuhan nasional yang ambisius namun realistis. (nr/sekaltengcom/kemendagri)

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi
Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit
Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART
Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya
Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031
Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:14 WIB

Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:29 WIB

Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:34 WIB

Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031

Berita Terbaru