Kemendagri Perkuat Layanan Publik Inklusif melalui Kolaborasi Strategis Program SKALA

- Publisher

Selasa, 10 Juni 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARAHAN : Wamendagri Bima Arya Sugianto saat sampaikan arahannya saat pertemuan di Command Center BSKDN pada Selasa (10/6).(IST)

ARAHAN : Wamendagri Bima Arya Sugianto saat sampaikan arahannya saat pertemuan di Command Center BSKDN pada Selasa (10/6).(IST)

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) terus mendorong peningkatan mutu pelayanan dasar yang lebih inklusif dan tepat sasaran melalui inisiatif Program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar).

Program SKALA merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia yang bertujuan mendukung perbaikan layanan dasar, terutama bagi kelompok masyarakat yang tergolong miskin, rentan, dan berada di kawasan tertinggal. Fokus utama program ini adalah memperkuat tata kelola sistem pelayanan publik agar lebih adaptif, efektif, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, dalam pertemuan di Command Center BSKDN pada Selasa (10/6), menggarisbawahi bahwa upaya menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan kebijakan administratif, tetapi membutuhkan kepemimpinan yang kuat, berwawasan strategis, dan didukung oleh data serta riset yang valid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita butuh pemimpin yang tidak hanya mencari popularitas, tetapi berani mengambil langkah yang berdampak jangka panjang. Program seperti SKALA bisa menjadi pintu masuk untuk memperbaiki kualitas kepemimpinan daerah,” ujarnya.

Bima juga menegaskan bahwa pemimpin publik harus memiliki ketangguhan menghadapi tekanan politik jangka pendek dan tidak mudah dipengaruhi hasil survei atau opini sesaat. Ia merujuk pada sosok Lee Kuan Yew sebagai contoh pemimpin visioner yang berhasil membawa perubahan berkat keberanian dalam mengambil keputusan meski tidak selalu populer.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Tinjau SMAN 3 Palangka Raya: Larang Penahanan Ijazah dan Soroti Fasilitas Sekolah

Ia turut menyinggung berbagai kendala struktural dalam sistem birokrasi Indonesia, seperti lemahnya meritokrasi dan rendahnya insentif bagi kepala daerah. Hal ini, menurutnya, menjadi hambatan serius bagi regenerasi kepemimpinan yang berkualitas.

“Kalau ingin menarik talenta terbaik masuk birokrasi, kita harus pastikan sistemnya adil dan memberi ruang berkembang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bima mendorong evaluasi menyeluruh terhadap beragam indeks kinerja yang dikembangkan lembaga pemerintah. Ia mengingatkan bahwa pengukuran bukan hanya soal peringkat, tetapi tentang bagaimana indikator tersebut mampu memberi dampak nyata bagi perbaikan kesejahteraan publik.

“Indeks yang baik adalah yang bisa diterjemahkan ke dalam tindakan dan membawa manfaat konkret,” katanya.

Ia pun berharap kolaborasi dengan SKALA tidak sebatas simbolik, melainkan benar-benar mendorong reformasi sistemik yang melibatkan pembenahan politik lokal, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan transformasi tata kelola daerah.

Sementara itu, Kepala BSKDN, Yusharto Huntoyungo, menjelaskan bahwa lembaganya kini tak hanya menjalankan fungsi teknokratis, tetapi juga tumbuh sebagai pusat kajian strategis yang menyuplai rekomendasi berbasis bukti untuk pengambil kebijakan, baik di pusat maupun daerah.

Baca Juga :  Kalteng Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan, Gubernur Resmikan Pelatihan Koperasi Merah Putih 2025

“Kami ingin BSKDN menjadi mitra aktif dalam menyusun kebijakan strategis yang relevan dengan tantangan masa depan, termasuk dengan menyediakan fasilitas penunjang seperti pusat data, studio digital, dan penerbitan jurnal,” jelasnya.

Dari pihak SKALA, Direktur Knowledge Management and Partnership, Megha Kapoor, menuturkan bahwa program ini berlandaskan pendekatan 3P: Praktik, Pembelajaran, dan Pengaruh. SKALA berupaya memastikan pengalaman lapangan bisa diolah menjadi pembelajaran kebijakan yang berdampak di tingkat nasional.

Sejak resmi bermitra dengan BSKDN pada 2024, SKALA telah mendorong berbagai inisiatif penting, antara lain, Penguatan kapasitas jabatan fungsional analis kebijakan di daerah, Pembentukan jejaring komunitas analis kebijakan di enam provinsi, Penyusunan rancangan regulasi mengenai pembinaan dan tata kelola jabatan analis kebijakan, f446Pengembangan modul penulisan policy brief bagi para analis dari kalangan birokrasi, akademisi, hingga lembaga swadaya masyarakat.

Dengan berbagai langkah tersebut, Kemendagri berharap program ini mampu menjadi katalis perubahan struktural dalam sistem pelayanan publik Indonesia, sehingga pelayanan dasar bisa menjangkau masyarakat secara lebih adil dan menyeluruh. (nr/sekaltengcom/wamendagri)

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB