Dukung Swasembada 2025, Polsek Mentaya Hulu Tanam Jagung Sejuta Hektar Secara Serentak

- Publisher

Selasa, 21 Januari 2025 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Program penaman jagung 1 juta hektar polsek mentaya hulu.(IST)

Foto: Program penaman jagung 1 juta hektar polsek mentaya hulu.(IST)

SAMPIT – Dalam mendukung implementasi program ketahanan pangan nasional atau Swasembada yang masuk kedalam program asta cita presiden Republik Indonesia (RI), Polres Kotawaringin Timur (Kotim) melalui polsek Mentaya Hulu melaksanakan kegiatan Penanaman jagung dengan luas 12,5 Hektar

Kegiatan tersebut dilakukan di Perkebunan Lahan perkebunan kelapa sawit di Sampit, Desa Pemantang Kecamatan Mentaya Hulu Kabuaten Kotim,  Selasa (21/1) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek beserta para undangan juga mengikuti secara virtual kegiatan Launching Penanaman Jagung Serentak 1 juta Hektar oleh Kapolri yang di pusatkan di Kabupaten Subang Jawa Barat.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kapolsek Mentaya Hulu Ipda Nor Ikhsan, mengatakan bahwa program ini bertujuan memperkuat koordinasi dan Kolaborasi lintas sektoral dalam mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah hukum Polsek Mentaya Hulu.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait, demi mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang tangguh serta siap mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan Kordinasi dan kolaborasi yang baik, kami yakin hasilnya akan positif bagi masyarakat,” kata Ikhsan.

Ikhsan menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Sugianto Sabran Resmi Buka Gebyar UMKM dI Taman Kota Sampit

“Penanaman jagung secara serentak ini bukan hanya simbolis, tetapi juga komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

“Penanaman jagung sebagai salah satu komoditas utama diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus memberdayakan masyarakat di sektor pertanian, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju swasembada pangan yang lebih kuat.”Pungkasnya.

Program ini mencerminkan semangat gotong royong bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan pangan global. (ok/sekaltengcom)

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB