Kemenkes Imbau Masyarakat untuk Waspada Terhadap Virus HMPV

- Publisher

Minggu, 5 Januari 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(IST)

(IST)

PALANGKA RAYA – Saat ini Wabah virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang sedang merebak di Tiongkok, telah menjadi perhatian internasional dalam beberapa hari terakhir. Virus ini menyebar dengan sangat luas dan cepat, menyebabkan lonjakan kasus yang signifikan di wilayah Tiongkok bagian utara.

Dilansir dari laman kemenkes.go.id, pada Sabtu (4/1) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengimbau masyarakat untuk tidak panik tetapi tetap waspada dan menjaga kesehatan guna mencegah risiko penularan virus ini.

Sementara Juru Bicara Kemenkes RI, drg. Widyawati, menjelaskan bahwa langkah-langkah preventif harus dilakukan seperti menjaga pola hidup sehat. Langkah tersebut antara lain mencuci tangan secara teratur, dan menggunakan masker di tempat umum dapat membantu mengurangi risiko tertular penyakit menular.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang saat ini belum ada laporan kasus HMPV di Indonesia, tetapi kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini penting untuk memperkuat daya tahan tubuh dan mencegah penularan berbagai virus yang berpotensi mengancam kesehatan kita bersama,” ujar Widyawati.

Baca Juga :  Menyelami Burnout dan Harmoni Keluarga : Webinar Nasional Gagas Ruang Refleksi bagi Tenaga Kesehatan

Menurutnya Pemerintah Indonesia juga terus memantau perkembangan situasi wabah HMPV di Tiongkok dan negara-negara lain. Langkah antisipasi dilakukan melalui peningkatan kewaspadaan di pintu-pintu masuk negara, termasuk pengawasan kekarantinaan kesehatan bagi pelaku perjalanan internasional yang menunjukkan gejala Influenza Like Illness (ILI).

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan langkah-langkah preventif yang efektif. Upaya ini dilakukan agar virus tersebut jangan sampai masuk ke Indonesia,” kata Widyawati.

HMPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, dengan gejala yang mirip flu biasa seperti batuk, pilek, demam, dan sesak napas. Dalam kasus berat, virus ini dapat menyebabkan komplikasi seperti bronkitis atau pneumonia.

Baca Juga :  Wagub Kalteng Luncurkan E-PAHARI, Bayar Pajak Kendaraan Kini Bisa Tanpa Antre di Samsat

Virus ini biasanya tidak berbahaya bagi orang dewasa yang sehat, tetapi berisiko lebih tinggi bagi anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, termasuk mereka yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes, gangguan pernapasan, atau penyakit jantung.

“Hingga saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuk HMPV. Meski demikian, perawatan suportif seperti rehidrasi, pengendalian demam, dan istirahat cukup efektif dalam membantu meringankan gejala,” ucap Widyawati

Ia juga mengatakan Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat untuk tetap memantau informasi resmi terkait perkembangan virus ini. Pemerintah juga menekankan pentingnya kerja sama masyarakat dalam menerapkan langkah pencegahan dan segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan.

“Kami juga meminta masyarakat untuk melakukan pencegahan dan apabila ada mengalami gejala infeksi saluran pernapasan segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat,” pungkasnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Super Flu Subclade K Masuk Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
Posyandu ILP Ceria Bukit Permai Aktifkan Layanan Kesehatan Mandiri, Dorong Dukungan Sponsor Tetap
Alarm HIV di Kalangan Remaja: 2.700 Kasus Tercatat, Minim Edukasi Jadi Pemicu
Menyelami Burnout dan Harmoni Keluarga : Webinar Nasional Gagas Ruang Refleksi bagi Tenaga Kesehatan
Kasus COVID-19 Kembali Meningkat di Asia, Kemenkes Anjurkan Gunakan Masker Saat Sakit
Kurang Tidur Picu Risiko Diabetes: Waspadai Dampaknya pada Gula Darah dan Hormon Tubuh
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 14:57 WIB

Super Flu Subclade K Masuk Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 24 Juni 2025 - 23:41 WIB

Posyandu ILP Ceria Bukit Permai Aktifkan Layanan Kesehatan Mandiri, Dorong Dukungan Sponsor Tetap

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:04 WIB

Alarm HIV di Kalangan Remaja: 2.700 Kasus Tercatat, Minim Edukasi Jadi Pemicu

Minggu, 1 Juni 2025 - 16:20 WIB

Menyelami Burnout dan Harmoni Keluarga : Webinar Nasional Gagas Ruang Refleksi bagi Tenaga Kesehatan

Sabtu, 31 Mei 2025 - 19:46 WIB

Kasus COVID-19 Kembali Meningkat di Asia, Kemenkes Anjurkan Gunakan Masker Saat Sakit

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB