Kadisdik Tekan Guru Agar Tidak Gaptek

- Publisher

Senin, 22 Juli 2024 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Kotim, Muhammad Irfansyah Beserta Jajaran.(IST)

Kadisdik Kotim, Muhammad Irfansyah Beserta Jajaran.(IST)

Sampit – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menekankan, guru di wilayah setempat agar tidak gagap teknologi alias gaptek.

“Ya, guru-guru kita supaya jangan gagap teknologi lagi. Mereka harus menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pembelajaran,” katanya, Senin, 22 Juli 2024.

Lebih jauh lagi, para guru di Kotim juga diharapkan dapat membangkitkan literasi digital dengan pembelajaran berbasis TIK.

Oleh karena itu, Disdik Kotim menyelenggarakan kegiatan Workshop Pembelajaran Berbasis TIK (Pembatik) untuk para guru di wilayah setempat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu aula pertemuan Aquarius Boutique Hotel Sampit dan diikuti para guru dan tenaga kependidikan dari 17 kecamatan di seluruh Kotim.

“Pada dasarnya, tujuan kegiatan ini diadakan supaya guru-guru kita nanti tidak lagi menggunakan pembelajaran konvensional yang kerap memakai buku-buku teks pembelajaran,” ujar Irfansyah.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Dukung Pembentukan BNN Kabupaten untuk Perkuat Perang Melawan Narkoba

Terlebih menurutnya, dengan adanya Kurikulum Merdeka, setiap sekolah bisa mencari ide atau konsep pembelajaran berbasis teknologi dan sesuai dengan kondisi yang masing-masing.

“Bisa kita ketahui, mungkin banyak juga dari anak-anak didik kita yang menjadi content creator. Sehingga, kita harapkan anak-anak didik kita dengan pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pengetahuannya bisa bertambah,” demikian Irfansyah.

Berita Terkait

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan
7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran
Data BPS Kotim Lebih 40 Persen Wanita Menikah Dibawah Usia 19 Tahun
Kapolda Kalteng Bersama Koalisi Ormas Lakukan Penyelesaian Masalah di PT ABB Kapuas Secara Persuasif dan Adat
Konflik Israel–Iran Memanas, Pemerintah Minta Jemaah Umrah Tunda Keberangkatan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:50 WIB

Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:59 WIB

Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:29 WIB

MK Perintahkan Revisi UU Pensiun DPR, Sistem Lama Dinilai Tak Lagi Relevan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:26 WIB

7 Menteri Sepakat Atur AI di Pendidikan, Fokus Lindungi Anak dan Optimalkan Pembelajaran

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB