Pentingnya Pengawas Sekolah dukung Keberhasilan Kebijakan Merdeka Belajar

- Publisher

Selasa, 24 September 2024 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Kotim Muhammad Irfansyah.(IST)

Kadisdik Kotim Muhammad Irfansyah.(IST)

Sampit – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Irfansyah, menekankan pentingnya peran pengawas sekolah sebagai mitra kepala sekolah dalam mendukung keberhasilan kebijakan Merdeka Belajar.

Ia menyatakan bahwa di era baru ini, pengawas harus berperan sebagai pendamping dan bukan lagi sebagai pengendali sekolah.

“Pengawas sekolah kini harus menjadi pendamping satuan pendidikan dan mitra kepala sekolah,” kata Irfansyah, Selasa, 24 September 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irfansyah menegaskan bahwa kemitraan antara pengawas dan kepala sekolah sangat penting untuk menyukseskan program-program pendidikan. Pengawas juga diharapkan menjadi tempat diskusi yang produktif bagi kepala sekolah dalam merencanakan kebijakan strategis dan meningkatkan mutu pendidikan.

Baca Juga :  APJI Kalteng Siap Melaksanakan Program MBG di SLBN 2 Palangka Raya

Menurutnya, pengawas sekolah harus lebih aktif terlibat dalam perencanaan, pendampingan, dan pelaksanaan program di sekolah-sekolah yang mereka awasi. Ini akan memastikan kesinambungan kerja yang lebih baik di setiap satuan pendidikan.

“Perencanaan program kerja sekolah harus melibatkan pengawas secara aktif, sehingga hasilnya lebih maksimal,” ujarnya.

Meski diakui bahwa jumlah pengawas masih terbatas, Irfansyah menghargai kerja keras para pengawas yang ada. Saat ini, satu pengawas bisa mengawasi hingga 15 sekolah, yang sebelumnya hanya 10 sekolah.

Baca Juga :  Wagub Edy Pratowo Sampaikan Raperda Pengelolaan Pertambangan MBLB Terkait Kewenangan Perizinan Usaha

Kecamatan Mentawa Baru Ketapang tercatat sebagai wilayah dengan jumlah sekolah terbanyak di bawah naungan Dinas Pendidikan Kotim, dengan total 96 sekolah, baik negeri maupun swasta. Kondisi ini membuat satu pengawas harus memantau hingga 219 guru, meningkat dari sebelumnya yang hanya memantau 60 guru dari 10 sekolah.

“Kami berharap hubungan yang sinergis antara pengawas dan kepala sekolah dapat terus terjalin, sehingga kualitas pendidikan di Kotim semakin meningkat,” tutup Irfansyah.

Berita Terkait

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi
Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit
Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART
Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya
Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031
Ketok Palu! Abdul Hafid Resmi Sebagai Ketua DPD PAN Kotim
Warga Kaget Temukan Mayat Wanita Mengapung di Sungai Kotim
Tenaga Pendidik Azharul Hadi Sebut, Kebijakan Guru Non-ASN Perlu Dikaji Dampaknya di Daerah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Tuntaskan Pembangunan Masjid Al-Jami di Tumbang Boloi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Kapolsubsektor Telaga Antang Bantu Renovasi Masjid Nurhasanah di Desa Tukang Langit

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:14 WIB

Koperasi Produsen Makarti Jaya Kantongi Legalitas Kemenkumham, Yudik Sulardi Tegaskan Kepengurusan Sah Sesuai AD/ART

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:29 WIB

Yudik Tegaskan Terpilih Sesuai AD/ART, Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pemilihan Koperasi Makarti Jaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:34 WIB

Yudik Sulardi Terpilih Pimpin Koperasi Produsen Makarti Jaya Periode 2026–2031

Berita Terbaru