Cegah Banjir di Wilayah Baamang Dinas Terkait Perlu Pembuatan Jalur Parit

- Publisher

Senin, 16 September 2024 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kotim Rinie Anderson

Ketua DPRD Kotim Rinie Anderson

SAMPIT – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Rinie Anderson menyebutkan, sebelum musim penghujan datang maka untuk mencegah banjir di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) khususnya di Kecamatan Baamang  perlu pembuatan jalur parit sejumlah ruas jalan dan pemukiman.

 

“Kondisi banjir yang sering terjadi di Kecamatan Baamang ini disebabkan buntunya jalur air. Akibatnya air hujan tidak dapat ditampung oleh sungai sungai kecil karena tidak tembus langsung ke sungai besar,” kata Rinie, Senin 16 September 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kondisi ini perlu diwaspadai tegas Rinie, karena itu perlu dilakukan pembuatan jalur air ini di sejumlah titik agar tembus langsung ke sungai Mentaya atau muara sungai.

Baca Juga :  Anggota DPRD Megawati: Pemkab Harus Berkolaborasi Dengan Pelaku UMKM di Kotim

 

Menurut Rinie, hal ini dapat menjadi upaya jangka panjang yang dapat dilakukan pemerintah dalam penanganan banjir di wilayah perkotaan.

 

“Bahkan kami melihat langsung pada saat melaksanakan reses di lapangan, memang banyak jalan atau permukiman warga bahkan perumahan yang tidak ada jalur air atau Drainase nya.

 

Tidak adanya jalur parit, terutama di perumahan baru, maka ketika turun hujan seperti sekarang ini yang sudah memasuki musim hujan, banyak terjadi banjir bahkan sampai menggenangi rumah warga.

Baca Juga :  Pilkada Tak Akan Jujur dan Adil Jika ASN Tidak Netral

 

Rinie juga menyampaikan, sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat langsung kepada dirinya khususnya di kelurahan Baamang Hulu RT 16 yaitu pembuatan Drainase pintu air atau pembagi jalur air dari jalur Lingkar menuju sungai padat karya.

 

“Selain itu mereka juga berharap dilakukan normalisasi sungai padat karya, peningkatan jalan dan jembatan gang makmur abadi dan gang berkah, pengadaan tiang listrik atau jaringan listrik, serta peningkatan jalan perumahan Mentaya Permai Jalur 2 dan 3,”bebernya.

 

Sementara kelurahan Baamang RT 17 meminta dilakukan pengaspalan jalan At-Tarbiyah dan gang Dahlia, pengadaan lampu listrik serta pembuatan jalur parit.

Berita Terkait

BTT Karhutla Diminta Dipercepat, Keselamatan Petugas Jadi Sorotan
Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan
Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi
Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan
DPRD Desak Pemkab Gandeng Swasta Buka Layanan Penyeberangan Mobil di Pulau Hanaut
Dorong Ekowisata Pulau Hanibung, Hj. Mariani Salurkan Pokir untuk Pengadaan Tiga Perahu Wisata
DPRD Kotim Minta Pengawasan ODGJ Diperketat, Jangan Tunggu Ada Korban Lagi
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BTT Karhutla Diminta Dipercepat, Keselamatan Petugas Jadi Sorotan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:18 WIB

Proyek Jalan Bajarau–Parenggean Senilai Rp3 Miliar Mandek, DPRD Kotim Desak Pemkab Beri Kejelasan

Selasa, 28 Oktober 2025 - 16:04 WIB

Ketua DPRD Kotim Desak Pemkab Percepat Sosialisasi Penyesuaian TPP ASN: Cegah Isu Negatif dan Salah Persepsi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:02 WIB

Semangat Sumpah Pemuda Harus Jadi Penggerak Perubahan dan Persatuan Bangsa

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:23 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, DPRD Kotim Apresiasi Langkah Koperasi Merah Putih Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan

Berita Terbaru