Wagub Edy Pratowo Dorong Percepatan Penyelesaian RTRWP Kalteng dalam Rapat Bersama Komisi II DPR RI

- Publisher

Senin, 28 April 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAPAT : Wakil Gubernur Provinsi Kalteng, Edy Pratowo bersama Plt Sekda Kalteng, Leonard S Ampung saat mengikuti Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Senin (28/4).(IST)

RAPAT : Wakil Gubernur Provinsi Kalteng, Edy Pratowo bersama Plt Sekda Kalteng, Leonard S Ampung saat mengikuti Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Senin (28/4).(IST)

JAKARTA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, menghadiri Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Gedung Nusantara, Jakarta, Senin (28/4). Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif dalam membahas berbagai isu krusial seputar tata kelola pemerintahan di daerah.

Rapat tersebut turut diikuti oleh Kementerian Dalam Negeri serta perwakilan dari 13 pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, yang bersama-sama mengangkat topik strategis mulai dari evaluasi pelaksanaan pemerintahan daerah, alokasi dana transfer pusat ke daerah, hingga pengelolaan aparatur sipil negara, khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam keterangannya usai rapat, Wagub Edy menyoroti secara khusus persoalan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Kalimantan Tengah yang hingga kini belum menemui kejelasan hukum dan teknis.

“Permasalahan RTRWP ini sudah lama menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Kami mengharapkan dukungan Komisi II DPR RI agar dapat mendorong percepatan penyelesaian, karena keterlambatan ini dapat berdampak pada pengembangan wilayah dan investasi,” ujar Edy.

Ia menjelaskan bahwa salah satu poin krusial yang masih mengganjal adalah terkait pengakuan dan penetapan wilayah hutan adat. Ketidakjelasan ini dikhawatirkan memicu polemik di masyarakat dan menghambat program pembangunan.

“Kalau tidak cepat diselesaikan, bisa menimbulkan gesekan sosial. Masyarakat bisa kecewa karena tidak ada kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati atau kelola,” tegasnya.

Baca Juga :  Akselerasi Infrastruktur Kalteng, Agustiar Sabran Pacu Pemerataan, Pelosok Jadi Prioritas

Melalui forum RDP ini, Edy berharap Komisi II tidak hanya menyerap aspirasi, tetapi juga dapat memainkan peran aktif dalam menyuarakan urgensi penataan ruang wilayah di Kalimantan Tengah kepada lembaga terkait, termasuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN.

Dalam kesempatan tersebut, Edy Pratowo didampingi oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, serta Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Herson B. Aden. Keduanya juga turut memberikan masukan teknis terkait dinamika pengelolaan pemerintahan dan ruang wilayah di daerah.

Rapat ini dinilai sebagai momentum penting untuk membangun kesepahaman antara pusat dan daerah dalam menjalankan agenda reformasi birokrasi dan perencanaan pembangunan berkelanjutan. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru