Tinjau Stok BULOG Palangka Raya, Joko Widodo: Pemerintah Stabilkan Harga dan Pasokan Beras Dalam Negeri

- Publisher

Rabu, 26 Juni 2024 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran meninjau stok Beras di BULOG Palangka Raya. (FOTO: IST)

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran meninjau stok Beras di BULOG Palangka Raya. (FOTO: IST)

PALANGKA RAYA – Presiden Joko Widodo hadir menyalurkan bantuan pangan cadangan beras pemerintah di Gudang Perum BULOG Jalan Tjilik Riwut KM 7 Palangka Raya, yang didampingi Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Penyaluran ini sekaligus melakukan tinjauan stok beras yang ada di Kalteng.

Presiden mengatakan bantuan pangan yang disalurkan merupakan beras pilihan yang berkualitas. Jumlah paket yang disalurkan oleh Presiden Joko Widodo adalah 10 kg beras sebanyak 380 paket. Rabu 26 Juni 2024.

“Jika harga beras naik, petani senang, tetapi masyarakat kesulitan. Begitu juga sebaliknya, jika harga beras turun, masyarakat senang, tetapi petani kesulitan. Oleh karena itu, tugas Pemerintah adalah menyeimbangkan agar keduanya tidak dirugikan,” kata Presiden.

Dirinya menambahkan, saat ini stok beras masih mencukupi yang tersedia di BULOG. Apabila cadangan beras dalam negeri menipis makan pemerintah akan membeli beras impor agar harga beras tidak naik.

“Karena kalau supply kurang, otomatis harganya jadi naik. Tetapi saat ini kita masih bisa tenang karena stok beras di BULOG kita ada 1,7 juta ton,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Utama Perum BULOG Bayu Krisnamurthi menegaskan, pihaknya siap pengadaan beras di dalam negeri yang saat ini jumlahnya mencapai lebih dari 750 ton. “Sehingga sampai akhir tahun 2024, pengadaan beras dalam negeri akan bisa mencapai 1 juta ton,” Kata Bayu.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Salurkan Bansos KHBS, 300 Ribu KK Jadi Sasaran

Terkait stok beras di BULOG dipersiapkan untuk bantuan pangan, sesuai arahan Presiden bahwa bantuan pangan ditambah tiga bulan lagi setelah Juni, yaitu Agustus, Oktober dan Desember.

Lanjut Bayu, ketersediaan beras SPHP menjadi alternatif masyarakat agar mendapatkan beras yang berkualitas baik dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah setempat.

“BULOG siap mendukung Kementerian Pertanian yang telah berusaha meningkatkan produksi untuk musim tanam kedua, yang nanti akan panen kira-kira bulan Agustus-September, dan BULOG siap untuk menampung,” tegasnya.

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru