Wakil Gubernur Kalteng Buka Kegiatan Rembuk Stunting

- Publisher

Kamis, 23 Mei 2024 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Wakil Gubernur Provinsi Kalteng H. Edy Pratowo saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan Rembuk Stunting Provinsi Kalteng Tahun 2024. (FOTO: IST) 

FOTO: Wakil Gubernur Provinsi Kalteng H. Edy Pratowo saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan Rembuk Stunting Provinsi Kalteng Tahun 2024. (FOTO: IST) 

PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) secara resmi membuka kegiatan Rembuk Stunting Provinsi Kalteng Tahun 2024 yang digelar di Aula Jayang Tingang (AJT), Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (22/5).

Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menyampaikan sambutannya bahwa kegiatan ini hendaknya bisa semakin memacu semangat untuk menuntaskan visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalteng terutama dalam membangun sumber daya manusia yang cerdas, sehat dan berdaya saing, demi mewujudkan Kalteng Makin BERKAH.

“Rembuk stunting merupakan kegiatan strategis dalam upaya menurunkan stunting di Provinsi Kalteng, yang menjadi salah satu indikator percepatan penurunan stunting yang mesti diimplementasikan pemerintah daerah,” sampai Edy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rembuk Stunting adalah forum untuk membangun komitmen percepatan penurunan stunting secara terintegrasi, dimulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten dan kota, sampai tingkat provinsi, yang dilakukan berdasarkan hasil analisis terhadap capaian berbagai program percepatan penurunan Stunting di wilayah kerja masing-masing.

“Dalam kegiatan ini, Pemerintah Provinsi akan melakukan konfirmasi, sinkronisasi, dan sinergi hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan dari Perangkat Daerah penanggung jawab indikator dalam upaya penurunan Stunting, terutama di lokasi lokus Stunting. Diharapkan agar melalui kegiatan Rembuk Stunting ini, akan didapatkan informasi mendetail mengenai berbagai programdan juga kegiatan percepatan penurunan stunting yang akan dilakukan di masing-masing kabupaten/kota,” ujar Edy

Dirinya juga menekankan beberapa hal yang tidak kalah penting yaitu pernyataan komitmen bersama Pemerintah Daerah dan Perangkat Daerah terkait, untuk mengimplementasikan semua program kegiatan, termasuk realisasi tagging anggaran stunting yang akan dimuat dalam RKPD dan Renja Perangkat Daerah masing-masing.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Silaturahmi Bersama Pemuda Pancasila Dengan Berbuka Puasa Bersama

“Hal ini perlu untuk dilakukan, mengingat isu Stunting saat ini masih menjadi ancaman serius bagi pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, terutama dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas unggul. Persoalan Stunting harus ditanggulangi secara terpadu melalui kolaborasi semua pihak, lintas sektor,” ucap Edy.

Seperti diketahui bersama, Bapak Gubernur sangat berkomitmen terhadap upaya percepatan penurunan Stunting di Kalteng . Menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, Bapak Gubernur Kalimantan Tengah telah menetapkan Keputusan Nomor 188.44/106/2023 Tentang Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kalteng.

“Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI), angka prevalensi stunting Kalteng mengalami penurunan sebesar 3,4 persen, dari 26,9 persen tahun 2022 menjadi 23,5 persen di tahun 2023,” kata Edy

Ia juga menekankan agar melakukan penguatan data surveilans e-PPGBM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat), sebagai data penyanding dan pembanding hasil SKI tahun 2023. Dengan demikian,  pada tahun 2024 ini nanti, diharapkan pihaknya akan mendapatkan angka prevalensi stunting yang lebih akurat, sesuai dengan kondisi dan fakta riil di lapangan.

“Kami kembali mengingatkan mengenai pelaksanaan kegiatan sepuluh PASTI Intervensi Serentak pencegahan stunting, yaitu memastikan pendataan seluruh calon pengantin (catin), ibu hamil, dan balita di wilayah kerjanya untuk menjadi sasaran. Kedua, memastikan seluruh catin mendapat pendampingan serta memastikan kehadiran ibu hamil dan balita ke Posyandu.

Baca Juga :  BKD Kalteng Buka Pelayanan Kepegawaian di Stand Kalteng Expo

Ketiga, memastikan ketersediaan alat antropometri terstandar di seluruh Posyandu. Keempat, memastikan seluruh kader Posyandu memiliki keterampilan dalam pengukuran antropometri terstandar serta penyuluhan untuk ibu hamil dan balita.
Kelima, memastikan pengukuran menggunakan alat antropometri terstandar. Keenam, memastikan intervensi pada ibu hamil dan balita yang bermasalah gizi.

Ketujuh, memastikan seluruh ibu hamil dan balita diberikan edukasi di Posyandu. Delapan, memastikan pencatatan hasil penimbangan dan pengukuran serta intervensi ke dalam sistem informasi e-PPGM di hari yang sama.
Sembilan, memastikan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan intervensi serentak. Terakhir, memastikan ketersediaan    pembiayaan pelaksanaan intervensi  serentak  termasuk   rujukan  kasus ke fasilitas layanan Kesehatan.

“Saya berharap, agar kegiatan ini dapat memberikan kontribusi bagi percepatan penurunan stunting di seluruh wilayah Kalteng , sehingga target capaian penurunan stunting sebesar 15,38 persen di tahun 2024 akan dapat terealisasi, sesuai harapan kita bersama”, tutupnya.

Kepala Bappedalitbang Prov. Kalteng Leonard S. Ampung selaku Wakil Ketua TPPS Provinsi Kalteng dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan bersama-sama antara Perangkat Daerah penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non pemerintahan dan masyarakat.

“Kami juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting san mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi,” tutupnya

Berita Terkait

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Gubernur Agustiar Minta KADIN Kalteng Perkuat Investasi Berkualitas dan Utamakan Tenaga Kerja Lokal
Wagub Edy Dorong Kadin Kalteng Perkuat Peran Dunia Usaha Dukung Pembangunan Daerah
Aisyah Thisia Tinjau Stand Dekranasda Kalteng, Dorong Kerajinan Lokal Tembus Pasar Nasional dan Global
Reza: Rp1 Triliun Pun Belum Cukup Benahi Seluruh Sekolah di Kalteng
Pemprov Kalteng Genjot Indeks Pemerintahan Digital, Targetkan Tata Kelola Makin Modern dan Responsif
Pemprov Kalteng Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD, Tegaskan APBD Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Resmikan Pos Polisi Bundaran Besar, Gubernur Agustiar Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Kalteng
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:15 WIB

Gubernur Agustiar Minta KADIN Kalteng Perkuat Investasi Berkualitas dan Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:09 WIB

Wagub Edy Dorong Kadin Kalteng Perkuat Peran Dunia Usaha Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:13 WIB

Aisyah Thisia Tinjau Stand Dekranasda Kalteng, Dorong Kerajinan Lokal Tembus Pasar Nasional dan Global

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:04 WIB

Reza: Rp1 Triliun Pun Belum Cukup Benahi Seluruh Sekolah di Kalteng

Berita Terbaru