PALANGKA RAYA – Penyelenggaraan Festival Budaya Isen Mulang & Festival Kuliner Nusantara tahun 2024 resmi ditutup dengan meriah oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran di Halaman GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya.
Pasalnya, event budaya bergengsi tersebut merupakan salah satu kharisma event Nusantara Indonesia, dengan mengangkat kebudayaan Kalimantan Tengah sekaligus bagian dari Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI). jumat, 24 Mei 2024.
“Saya selaku Gubernur Kalimantan Tengah mengapresiasi berbagai pihak yang mendukung suksesnya kegiatan ini, mulai dari panitia hingga peserta dari Kabupaten/kota. Harapannya Festival ini di tahun berikutnya dilaksanakan lebih meriah lagi dengan mengangkat budaya dan perekonomian Kalimantan Tengah,” ungkap Sugianto Sabran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Festival ini dilaksanakan dari tanggal 18 s.d 24 Mei 2024 dalam rangka memperingati HUT Kalteng ke-67. Gubernur berharap kepada Bupati dan Wali kota juga bisa memeriahkan hari jadi tiap daerahnya dengan mengangkat kebudayaan.
“Untuk seluruh Bupati/wali kota, kalau ada HUT Kabupaten, tolong nanti provinsi diundang, supaya kita rayakan bersama. Kegiatan itu bukan seremonial semata, tetapi kegiatan budayanya lebih penting begitu juga dengan kulinernya. Nanti kami dari provinsi kami siap menghadiri,” pesan Gubernur.
Sebelumnya, telah disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Adiah Chandra Sari, bahwa Kabupaten Barito Utara sebagai pemenang festival budaya Isen Mulang Juara Umum dan menerima piala bergilir.
Disebutkan bahwa FBIM diikuti 14 Kabupaten/kota se-kalteng dengan 22 cabang lomba, diikuti total 5.691 peserta, sehingga mendongkrak perputaran ekonomi masyarakat.
“Partisipasi lomba 73 mobil hias, 22 perahu hias, 112 paket jasa sanggar, 215 sewa kostum, 150 jasa pembuatan kostum, dan produksi tari kolosal yang melibatkan ratusan penari. Dan semua aktivitas tersebut memicu transaksi keuangan kurang lebih sebesar 10 miliar,” sebut Adiah.
“Festival kuliner Nusantara juga menggerakkan 40 pelaku usaha kuliner dengan perkiraan transaksi keuangan sebesar kurang lebih 200 juta Rupiah,” tambahnya.
Acara ditutup dengan persembahan hiburan rakyat dengan penampilan Bandung ternama Dewa 19 yang menyerap antusias masyarakat datang berbondong-bondong menuju halaman GOR. Pedagang kaki lima, UMKM, turut menikmati acara tersebut dengan transaksi ekonomi yang meningkat.








