PALANGKA RAYA- Grand Final Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2024 berlangsung meriah. Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Bel Hotel Danum Palangka Raya, Rabu (22/5) tersebut, berhasil menyedot animo masyarakat Kalteng untuk menyaksikannya secara langsung maupun via kanal YouTube.
Ketua TP PKK Provinsi Kalteng Ivo Sugianto Sabran dalam sambutannya mengatakan Provinsi Kalteng mempunyai potensi budaya dan pariwisata yang sangat luar biasa.
“Apabila ini kita bina secara terpadu dan menyeluruh, bisa menjadi akses dan potensi bagi Kalteng yang mendatangkan wisatawan, baik dalam maupun luar negeri,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ivo menambahkan, pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata ini diadakan setiap tahun karena merupakan salah satu kompetisi yang bergengsi bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan prestasinya.
“Karena ini adalah tempat untuk mereka mengeksplorasikan potensi, bakat dan talenta yang mereka miliki,” ucapnya.
Ivo juga menyampaikan pesan Gubernur Kalteng bahwa dalam pemilihan Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata ini, para finalis tidak hanya menampilkan kecantikan dan kegantengan fisik semata, tetapi yang terpenting adalah 3B (Brain, Beauty, dan Behaviour).
“Selain itu, diharapkan juga para finalis memiliki interaksi sosial yang baik, berbakat, serta tidak kalah penting attitude yang baik,” sebutnya.
Ivo berharap selain memiliki wawasan yang luas mengenai pariwisata, Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata Kalteng juga lebih aware terhadap program-program di Pemerintah Provinsi Kalteng, salah satunya dalam hal peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), yakni tentang pengentasan stunting.
“Duta Pariwisata terpilih nantinya diharapkan juga bisa turut berkontribusi jg terhadap pencegahan stunting di Kalteng, karena stunting menjadi tanggung jawab kita semua dalam peningkatan SDM Kalteng yang berkualitas,” harapnya.
Ivo juga berharap Duta Pariwisata terpilih tersebut memiliki skill komunikasi yang baik dan menjadi role model bagi teman-teman sebayanya dalam pencegahan stunting di Kalteng.
“Melalui kegiatan FBIM ini semoga kita bisa lebih menjaga, menghargai, mencintai dan juga mengembangkan pariwisata dan budaya Kalimantan Tengah, sehingga bisa dikenal tidak hanya di kancah nasional tetapi juga hingga tingkat internasional,” pungkasnya.
Hadir dalam Grand Final Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata tersebut Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo dan istri Nunu Andriani, Sekretaris Daerah Prov Kalteng H Nuryakin dan istri Hj Anitha Nuryakin, dan Kepala Perwakilan BI Kalteng Taufik Saleh beserta istri.








