Mendagri Dorong DPRD Aktif Tingkatkan PAD dan Kurangi Ketergantungan pada Pusat

- Publisher

Kamis, 19 Juni 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARAHAN : Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat sampaikan arahan saat pelantikan Dewan Pengurus Nasional ADKASI masa bakti 2025–2030, yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (19/6).(IST)

ARAHAN : Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat sampaikan arahan saat pelantikan Dewan Pengurus Nasional ADKASI masa bakti 2025–2030, yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (19/6).(IST)

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan pentingnya peran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui sinergi erat dengan kepala daerah. Hal ini disampaikan dalam momentum pelantikan Dewan Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) masa bakti 2025–2030, yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (19/6).

Dalam sambutannya, Tito menilai DPRD tidak hanya memiliki peran legislasi, penganggaran, dan pengawasan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan sistem fiskal yang sehat dan berkelanjutan. Ia menyoroti bahwa masih banyak daerah yang sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

“Sudah saatnya DPRD lebih aktif menggali potensi lokal dan mendorong inovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jangan hanya fokus pada sisi belanja. Pendapatan juga harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Menurutnya, struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) seharusnya mencerminkan pengelolaan keuangan yang bijak, di mana pendapatan lebih besar daripada belanja, sehingga menciptakan ruang fiskal untuk program-program prioritas.

“Kalau pendapatan lebih tinggi, kita bisa bicara soal insentif untuk aparat, pembangunan infrastruktur, layanan publik, dan banyak program strategis lain. Tapi kalau defisit, akhirnya terpaksa gali lubang tutup lubang,” tegasnya.

Tito mencontohkan Kabupaten Badung dan Gianyar di Bali sebagai daerah yang berhasil membangun kemandirian fiskal melalui sektor pariwisata dan usaha kreatif. Bahkan, menurutnya, Badung memiliki kapasitas fiskal hingga mencapai hampir Rp10 triliun—melampaui anggaran provinsinya sendiri.

Di sisi lain, ia menyayangkan bahwa sebagian besar kabupaten/kota masih mengalami ketergantungan lebih dari 90 persen terhadap dana pusat, yang membuat ruang gerak pembangunan menjadi terbatas.

Dalam arahannya, Tito juga mengingatkan agar belanja daerah diarahkan pada sektor produktif yang berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat, seperti ketahanan pangan, logistik, industri kreatif, dan hiburan.

Baca Juga :  Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Peran Strategis Camat dalam Akselerasi Pembangunan Kalteng

“Presiden dan Menteri Keuangan sudah menekankan, belanja harus mendukung pemulihan ekonomi dan menjaga rantai pasok. Jangan sampai kita hanya habiskan anggaran tanpa dampak signifikan bagi rakyat,” katanya.

Menutup sambutannya, Mendagri mengapresiasi pengurus baru ADKASI yang baru dilantik dan berharap asosiasi ini dapat menjadi jembatan kolaboratif antara legislatif dan eksekutif di tingkat daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh nasional dan pejabat strategis, antara lain Ketua Umum ADKASI Siswanto, Sekjen ADKASI Endang Sodikin, para anggota Komisi II DPR RI seperti Dede Yusuf Macan Effendi, Zulfikar Arse Sadikin, Deddy Sitorus, serta Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily. Kehadiran mereka memperkuat komitmen bersama dalam memperkuat peran DPRD demi tata kelola daerah yang lebih maju dan mandiri. (nr/sekaltengcom/mendagri)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru