Kalteng Menuju Era Digital: Diskominfosantik Dorong Huma Betang sebagai Pusat Inovasi Pelayanan Publik

- Publisher

Senin, 21 Juli 2025 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIMPIN : Plt Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, saat memimpin rapat sinkronisasi data Aplikasi Kartu Huma Betang yang digelar di Aula Kanderang Tingang, Senin (21/07/2025).(IST)

PIMPIN : Plt Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, saat memimpin rapat sinkronisasi data Aplikasi Kartu Huma Betang yang digelar di Aula Kanderang Tingang, Senin (21/07/2025).(IST)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) semakin serius mempercepat transformasi digital. Dalam rapat sinkronisasi data Aplikasi Kartu Huma Betang yang digelar di Aula Kanderang Tingang, Senin (21/07/2025), Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, menegaskan komitmen penuh pemerintah menuju tata kelola digital yang inklusif dan adaptif.

Rangga menyampaikan, Aplikasi Kartu Huma Betang bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi simbol wajah baru pelayanan publik yang responsif, transparan, dan terintegrasi.

“Huma Betang Center adalah lompatan besar menuju pemerintahan berbasis data dan rakyat. Ini bukan sekadar superapp, tapi sistem yang menyatukan seluruh layanan dan data pemerintahan dalam satu ekosistem digital berlandaskan kearifan lokal,” ujar Rangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Huma Betang sebagai nama besar dalam filosofi masyarakat Dayak diangkat menjadi fondasi digitalisasi Pemprov Kalteng. Dengan prinsip keterbukaan, kolaborasi, dan keberagaman, aplikasi ini dikembangkan dalam bentuk superapp yang mampu menyatukan layanan seluruh OPD, mulai dari administrasi kependudukan hingga bantuan sosial.

Didukung oleh HMBC App yang berbasis web dan mobile, sistem ini terkoneksi langsung dengan AP Gateway, dashboard lintas OPD, pusat data terpadu, serta Kalina, asisten digital berbasis AI.

Baca Juga :  HAN 2025 di SDN 2 Mentawa Baru Hulu: Ikrar Bersama Teguhkan Komitmen Lindungi Hak Anak

Kalina hadir sebagai “wajah digital” Pemprov Kalteng. Lebih dari sekadar chatbot, Kalina mampu menerima dan menindaklanjuti aspirasi warga, melakukan verifikasi identitas (KTP, KK, STNK, dll), hingga memberikan akses real-time terhadap layanan publik tanpa warga harus hadir langsung di kantor.

“Kalina aktif 24/7, mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara otomatis, cepat, dan akurat melalui teknologi NLP dan AI. Inilah bentuk nyata digitalisasi yang menyentuh langsung ke akar kehidupan warga,” tambah Rangga.

Selain aplikasi pelayanan, Pemprov Kalteng juga membangun sistem Smart Media Monitoring. Teknologi ini memungkinkan analisis ribuan berita dan percakapan media sosial secara real-time, mendeteksi sentimen publik, isu krusial, hingga memetakan tokoh dan lembaga yang sedang menjadi sorotan publik.

Semua sistem ini terkoneksi dengan Huma Betang Center untuk memastikan respons cepat dan koordinatif dari berbagai OPD.

9 Klaster Database Strategis Bangun Kalteng sebagai Provinsi Digital. Huma Betang dikembangkan dengan pondasi 9 klaster database strategis, meliputi, Kependudukan seperti data NIK, KK, migrasi, bantuan sosial, dan kesehatan warga. Pejabat Publik seperti ASN, kinerja, LHKPN, hingga pensiunan. Infrastruktur & Aset Daerah seperti properti, fasilitas umum, dan transportasi.

Baca Juga :  Wagub Edy Pratowo Serahkan Naskah Raperda Pengelolaan Pertambangan

Keuangan & Anggaran: APBD, hibah, bansos, investasi, BUMD/BLUD. Pelayanan Publik & Perizinan: UMKM, lingkungan, IMB, transportasi.Keamanan & Pengawasan: laporan kriminalitas, CCTV, bencana, dan pengaduan.

Kesehatan & Sosial: fasilitas kesehatan, BPJS, disabilitas, anak terlantar. Pendidikan: sekolah, guru, kurikulum, sarana pendidikan.Ekonomi & Perdagangan: UMKM, pariwisata, pertanian, ekspor-impor.Tambahan lainnya adalah Database Digitalisasi & Smart Province yang mendukung peta digital GIS, IoT publik, data terbuka (Open Data), dan layanan publik berbasis sensor.

Diskominfosantik juga mengingatkan seluruh OPD untuk segera menyerahkan data penting dalam format Excel, termasuk jenis bantuan, jadwal penyaluran, hingga data kependudukan desa. Akurasi data ini sangat vital, mengingat sekitar 400 ribu warga Kalteng ditargetkan menjadi penerima bantuan melalui platform Huma Betang.

Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan OPD lintas sektor seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Kelautan dan Dinas Perikanan. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru