PALANGKA RAYA – Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran di dampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kalteng kembali melakukan peninjauan untuk melihat langsung terhadap kondisi sampah di kawasan Rindang Banua alias Ponton, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Senin (6/1). Dalam kesempatan itu, hadir juga Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain beserta jajarannya.
Gubernur Kalteng mengatakan Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang meminta perhatian khusus terhadap kebersihan lingkungan saat kunjungannya beberapa waktu lalu ke Provinsi Kalteng.
“Wakil Presiden mengintruksikan pengobatan gratis, karena banyak anak-anak pasca Banjir yang gatal-gatal, termasuk kesehatan ibu hamil, beliau meminta saya untuk memperhatikan mereka,” kata Sugianto.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya mengatakan, permasalahan kebersihan yang menjadi fokus dalam penanganannya. Dia menekankan pentingnya edukasi untuk permasalahan persampahan yang ada diwilayah tersebut,
”Penting untuk edukasi dari RT terkait permasalahan sampah ini, agar di lingkungan mereka harus bersih. Kita tugasnya menyiapkan tempat sampah, mobil sampah, dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” ucap Sugianto.
Ia juga meminta kepada Pj Wali Kota Palangka Raya jika sudah tersedia TPA agar dibagi menjadi dua. Yakni ada tempat sampah plastik khusus yang bisa didaur ulang dan sampah yang tidak bisa didaur ulang.
“Selain itu Wapres juga inginkan MCK (Mandi Cuci Kakus) untuk wilayah Ponton ini, Kemarin kita sampaikan dengan pj wali kota, kalau itu tidak seberapa cukup dari pemerintah provinsi saja disiapkan beberapa titik,”ujar Sugianto
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini juga mengungkap keinginannya untuk membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di tengah kampung Ponton yang diperuntukan untuk anak-anak di sekitar.
”Ada rencana kita membuat RTH di tengah kampung ini untuk anak-anak. Tinggal kota menyiapkan lahan, dan provinsi masuk,” pungkasnya.
Sementara Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain mengungkapkan, kunjungan gubernur ini merupakan bentuk dukungan nyata yang sudah diberikan pemerintah provinsi untuk masyarakat kota Palangkaraya.
”Momentum ini harus manfaatkan oleh pemerintah kota agar semakin bersinergi dengan pemerintah provinsi. Salah satunya berhubungan dengan kebersihan keindahan, keamanan dan ketertiban. Peluang itu yang akan kita ambil untuk membuat semakin bagus,”katanya
Dirinya juga mengatakan terkait MCK sudah dialokasikan oleh pemerintah Provinsi untuk menindaklanjuti instruksi dari wapres. dan untuk titik-titik MCK sudah dilakukan pendataan di lokasi mana saja yang bisa dibangun itu.
“Gubenur tadi menyampaikan apabila jumlah nominalnya masih di bawah Rp 100 milliar, itu cukup ditangani pemprov, jika alokasinya setelah dikalkulasi melebih dari itu, kita tetap mengambil apa yang sudah dijanjikan oleh kantor wakil presiden untuk beliau berpartisipasi membangun Kota Palangkaa Raya,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)








