Gubernur Minta Kebersihan dan MCK Di Wilayah Ponton Menjadi Prioritas

- Publisher

Senin, 6 Januari 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENINJAU : Gubernur Provinsi Kalteng H. Sugianto Sabran di dampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi dan Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain beserta jajarannya saat melakukan peninjauan di kawasan Ponton, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Senin (6/1).(IST)

MENINJAU : Gubernur Provinsi Kalteng H. Sugianto Sabran di dampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi dan Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain beserta jajarannya saat melakukan peninjauan di kawasan Ponton, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Senin (6/1).(IST)

PALANGKA RAYA – Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran di dampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kalteng kembali melakukan peninjauan untuk melihat langsung terhadap kondisi sampah di kawasan  Rindang Banua alias Ponton, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Senin (6/1). Dalam kesempatan itu, hadir juga Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain beserta jajarannya.

Gubernur Kalteng mengatakan Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang meminta perhatian khusus terhadap kebersihan lingkungan saat kunjungannya beberapa waktu lalu ke Provinsi Kalteng.

“Wakil Presiden mengintruksikan pengobatan gratis, karena banyak anak-anak pasca Banjir yang gatal-gatal, termasuk kesehatan ibu hamil, beliau meminta saya untuk memperhatikan mereka,” kata Sugianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya mengatakan, permasalahan kebersihan yang menjadi fokus dalam penanganannya. Dia menekankan pentingnya edukasi untuk permasalahan persampahan yang ada diwilayah tersebut,

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Biro Organisasi Gelar Rapat Persiapan Evaluasi UPTD dan Cabang Dinas

”Penting untuk edukasi dari RT terkait permasalahan sampah ini, agar di lingkungan mereka harus bersih. Kita tugasnya menyiapkan tempat sampah, mobil sampah, dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” ucap Sugianto.

Ia  juga meminta kepada Pj Wali Kota Palangka Raya jika sudah tersedia TPA agar dibagi menjadi dua. Yakni ada tempat sampah plastik khusus yang bisa didaur ulang dan sampah yang tidak bisa didaur ulang.

“Selain itu Wapres juga inginkan MCK (Mandi Cuci Kakus)  untuk wilayah Ponton ini, Kemarin kita sampaikan dengan pj wali kota, kalau itu tidak seberapa cukup dari pemerintah provinsi saja disiapkan beberapa titik,”ujar Sugianto

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini juga mengungkap keinginannya untuk membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di tengah kampung Ponton yang diperuntukan untuk anak-anak di sekitar.

”Ada rencana kita membuat RTH di tengah kampung ini untuk anak-anak. Tinggal kota menyiapkan lahan, dan provinsi masuk,” pungkasnya.

Baca Juga :  BAPPERIDA Kalteng Luncurkan Kick Off Penyusunan Status Keanekaragaman Hayati, Tegaskan Komitmen Konservasi Lingkungan

Sementara Pj Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain mengungkapkan, kunjungan gubernur ini merupakan bentuk dukungan nyata yang sudah diberikan pemerintah provinsi untuk masyarakat kota Palangkaraya.

”Momentum ini harus manfaatkan oleh pemerintah kota agar semakin bersinergi dengan pemerintah provinsi. Salah satunya berhubungan dengan kebersihan keindahan, keamanan dan ketertiban. Peluang itu yang akan kita ambil untuk membuat semakin bagus,”katanya

Dirinya juga mengatakan terkait MCK sudah dialokasikan oleh pemerintah Provinsi untuk menindaklanjuti instruksi dari wapres. dan untuk titik-titik MCK sudah dilakukan pendataan di lokasi mana saja yang bisa dibangun itu.

“Gubenur tadi menyampaikan apabila jumlah nominalnya masih di bawah Rp 100 milliar, itu cukup ditangani pemprov, jika alokasinya setelah dikalkulasi melebih dari itu, kita  tetap mengambil apa yang sudah dijanjikan oleh kantor wakil presiden untuk beliau berpartisipasi membangun Kota Palangkaa Raya,” tutupnya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden
Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan
Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa
Abdul Hamid Dorong PDPKPNU Cetak Kader NU yang Aktif Bangun Lamandau
Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat
Jembatan Gantung Batu Ojung Diresmikan, Pemkab Lamandau Buka Akses Ekonomi Desa Petarikan
Stok BBM Subsidi Lamandau Dipastikan Aman, Pemkab Soroti Antrean dan Dugaan Pelansiran
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:33 WIB

BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:31 WIB

19.992 Hotspot Terdeteksi, Gubernur Kalteng Laporkan Kondisi Karhutla ke Presiden

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:37 WIB

Karhutla Kujan Mengancam Gardu PLN, Bupati Lamandau Turun Tangan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Lamandau Perketat Distribusi BBM Bersubsidi, Kuota Disesuaikan Kebutuhan Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Bupati Lamandau: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Ukhuwah Masyarakat

Berita Terbaru