BAPPERIDA Kalteng Luncurkan Kick Off Penyusunan Status Keanekaragaman Hayati, Tegaskan Komitmen Konservasi Lingkungan

- Publisher

Kamis, 24 Juli 2025 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBUTAN : Plt Sekda Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara Kick Off Penyusunan Status Keanekaragaman Hayati yang dilaksanakan di Hotel Aquarius, Palangka Raya, Kamis (24/7/2025).(IST)

SAMBUTAN : Plt Sekda Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara Kick Off Penyusunan Status Keanekaragaman Hayati yang dilaksanakan di Hotel Aquarius, Palangka Raya, Kamis (24/7/2025).(IST)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) resmi menggelar  Kick Off Penyusunan Status Keanekaragaman Hayati Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Aquarius, Palangka Raya, Kamis (24/7/2025), sebagai langkah awal dalam merumuskan kebijakan strategis pelestarian ekosistem dan kekayaan hayati daerah.

Kepala BAPPERIDA sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, yang menetapkan Kalimantan Tengah sebagai Lumbung Pangan Nasional sekaligus Pusat Konservasi Internasional.

“Penetapan ini membawa konsekuensi besar. Kita dihadapkan pada dual peran: menjaga kelestarian hayati dan mendukung ketahanan pangan nasional. Artinya, pembangunan dan pelestarian lingkungan harus berjalan seiring,” ujar Leonard.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan, Kalimantan Tengah memiliki kekayaan biodiversitas yang luar biasa, mulai dari kawasan gambut, rawa, hutan hujan tropis, hingga spesies flora dan fauna endemik yang langka. Semua ini menjadi aset ekologis yang harus dijaga secara serius dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Agustiar Bekomitmen Untuk Membangun Provinsi Kalteng dan Lebih Mensejahterakan Masyarakatnya

“Dengan luas wilayah mencapai lebih dari 153.000 kilometer persegi, Kalimantan Tengah menyimpan potensi ekosistem yang tak ternilai. Sudah sepatutnya kita melindungi dan mengelola sumber daya ini dengan penuh tanggung jawab,” tegas Leonard.

Leonard juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor, terutama dengan pemerintah pusat dan kementerian teknis seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dalam mewujudkan program pelestarian yang terintegrasi.

“Langkah ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk menjamin keberlanjutan ekosistem bagi generasi mendatang. Kita ingin anak cucu kita tetap bisa merasakan udara segar, melihat hutan lebat, dan mengenal satwa khas Kalimantan Tengah,” tambahnya.

Penyusunan dokumen status keanekaragaman hayati ini akan menjadi referensi utama dalam pengambilan kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang berorientasi pada keberlanjutan, serta mendukung pencapaian target nasional dan global terkait konservasi ekosistem dan mitigasi perubahan iklim.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Bantah Isu Fee Proyek: Tuduhan Tak Berdasar, Siap Tempuh Jalur Hukum

Acara ini turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari pusat dan daerah, antara lain,

Anggi Pertiwi Putri, Perencana Ahli Muda Direktorat Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas. Laila Yunita Widiastuti, Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati KLHK.

Anang Setiawan Achmadi, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN.

Andi Muhammad Kadhafi, Peneliti Ahli Muda BKSDA Kalteng. Yoyo, Kepala Bidang Perekonomian, SDA dan Kerjasama BAPPERIDA Provinsi Kalteng, dan Para Kepala Bappeda/Bapperida serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini menjadi tonggak awal yang penting bagi Kalimantan Tengah untuk memperkuat identitasnya sebagai daerah yang tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga bertanggung jawab dalam melestarikannya. (nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi
Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko
Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas
Agustiar Sabran Temui Massa, Dukung Aspirasi Penguatan Program MBG
Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera
Kalteng Borong 11 Emas di Pesparawi Nasional XIV, Siap Bidik Prestasi Lebih Tinggi
Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Wujudkan Keluarga Berkualitas dan Provinsi Layak Anak
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:42 WIB

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:39 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Data dan Kajian Risiko

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:40 WIB

Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jadi Kunci Stabilitas Pembangunan Kalteng

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:34 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Sinergi Digitalisasi Pemerintahan, Pelayanan Publik Jadi Prioritas

Senin, 29 Juni 2026 - 23:36 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Program Kuliah Gratis Huma Betang Sejahtera

Berita Terbaru

SARTIJAB : Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menghadiri Sartijab kepala Diskominfosantik Kalteng yang digelar di Ruang Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Palangka Raya

Linae Pimpin Sertijab Tiga OPD, Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Rabu, 1 Jul 2026 - 23:42 WIB