NANGA BULIK – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamandau menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke-V di Aula Hotel Putri Tunggal, Nanga Bulik, Senin (25/8/2025). Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra.
Dalam sambutannya, Bupati Rizky menegaskan peran vital MUI sebagai garda moral dan penuntun umat. Ia menyebut MUI tidak hanya menjadi wadah ulama dan cendekiawan muslim, tetapi juga berfungsi menjaga akidah, mengawal umat, serta menguatkan semangat persatuan dan toleransi.
“MUI memiliki posisi penting di tengah masyarakat. Ia menjadi pilar dalam memperkokoh ukhuwah islamiyah, menjaga kerukunan umat beragama, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan yang harmonis,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rizky menilai Musda kali ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat kembali peran ulama di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya ditopang oleh infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan moral dan spiritual. “Fisik bisa kita bangun, namun akhlak dan karakter yang baik adalah fondasi utama. Karena itu, sinergi antara Pemkab Lamandau dan MUI harus terus diperkuat,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya mencetak generasi berilmu, beriman, berakhlak mulia, dan tetap teguh menjaga jati diri keislaman.
“Saya berharap Musda V MUI Lamandau dapat melahirkan program strategis, memperkuat kualitas kepengurusan, dan semakin mengokohkan peran ulama dalam membina umat,” tutupnya.(nr/sekaltengcom)








