Bupati Lamandau Dorong Stabilitas Harga Bawang, Tegaskan Peran Pasar Lokal Jaga Ketahanan Pangan

- Publisher

Rabu, 1 Oktober 2025 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETAHANAN PANGAN: Stok kebutuhan  pangan seperti bawang putih dan bawang merah di Kabupaten Lamandau cukup stabil, ini terlihat di beberapa agen, Selasa (30/9).(IST)

KETAHANAN PANGAN: Stok kebutuhan pangan seperti bawang putih dan bawang merah di Kabupaten Lamandau cukup stabil, ini terlihat di beberapa agen, Selasa (30/9).(IST)

NANGA BULIK – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya bawang putih dan bawang merah, yang menjadi komoditas strategis kebutuhan rumah tangga.

Melalui unggahan di media sosial pribadinya pada Minggu (28/9/2025), Rizky mengingatkan masyarakat sekaligus menyoroti peran vital pasar dalam menjaga keseimbangan ekonomi daerah.

“Cuma ingatin, pasar penyeimbang kita. Bawang putih Rp30 ribu, bawang merah Rp38 ribu. Sampai pelosok Lamandau. Kami akan berjuang buat pangan kita lebih sedikit,” tulisnya.

Pernyataan ini menjadi bentuk apresiasi kepada para petani dan pedagang lokal yang tetap konsisten menjaga ketersediaan stok sekaligus kestabilan harga bawang, meski dihadapkan pada tantangan ekonomi yang tidak ringan.

Harga bawang putih di kisaran Rp30 ribu/kg dan bawang merah Rp38 ribu/kg dianggap masih berada pada level terjangkau bagi masyarakat. Kondisi ini, menurut Rizky, menunjukkan peran strategis pasar lokal dalam menahan gejolak harga bahan pokok.

“Kami akan terus berupaya memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Lamandau. Dukungan terhadap petani dan pedagang lokal adalah kunci tercapainya ketahanan pangan berkelanjutan,” tegas Bupati.

Baca Juga :  Pemerataan Akses Digital, Diskominfosantik Kalteng Dorong Internet Masuk Pelosok Lewat Program HUMA BETANG

Komitmen pemerintah daerah diwujudkan melalui berbagai program penguatan sektor pertanian serta kebijakan yang berpihak pada perdagangan rakyat. Tujuannya, memastikan distribusi pangan berjalan lancar hingga pelosok Lamandau.

Unggahan Bupati mendapat respons positif dari warga dan sejumlah pihak. Mereka menilai perhatian pemerintah terhadap kestabilan harga bahan pokok akan sangat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus meringankan beban ekonomi di tengah situasi penuh tantangan.(nr/sekaltengcom)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov
Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar
Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong
Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga
Agustiar Sabran Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Vitamin kepada Warga
Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil
Bupati Lamandau Desak Kebijakan Khusus Atasi Kelangkaan BBM
BPBD Lamandau Perkuat Penanganan Karhutla, 15 Hotspot Terdeteks
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Gubernur Kalteng Salurkan 4.000 Paket Sembako Untuk Aparatur di Lingkungan Pemprov

Rabu, 16 September 2026 - 19:37 WIB

Perubahan APBD Lamandau 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp881,48 Miliar

Selasa, 15 September 2026 - 19:41 WIB

Agustiar Sabran Turun Langsung Salurkan Bansos Huma Betang ke Warga Sei Gohong

Senin, 14 September 2026 - 19:35 WIB

Kemarau Melanda, Pemkab Lamandau Percepat Distribusi Air Bersih ke Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Bupati Lamandau Dorong KKN UIN Palangka Raya Berlanjut ke Desa Terpencil

Berita Terbaru